Penerbangan ke Arah Timur Bikin Jet Lag Lebih Parah, Mitos atau Fakta?

Anjasman Situmorang, Jurnalis · Senin 23 November 2020 17:41 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 23 481 2314698 penerbangan-ke-arah-timur-bikin-jet-lag-lebih-parah-mitos-atau-fakta-nXdn2ylEhh.jpg Ilustrasi penerbangan pesawat. (Foto: John McArthur/Unsplash)

BAGI Anda yang hobi jalan-jalan, pesawat mungkin menjadi salah satu moda transportasi yang sering digunakan. Perjalanan melalui jalur udara kerap dipilih karena dapat mengefektifkan waktu, terutama untuk tujuan jarak jauh. Namun, pernahkah Anda merasakan kantuk dan kelelahan secara fisik ketika sampai di tempat tujuan? Inilah yang disebut dengan jet lag.

Hal ini ditandai adanya ketidakmampuan menyelaraskan dengan waktu lokal selama berhari-hari. Berdasarkan laporan cnn.com, ada studi dari para peneliti di University of Maryland yang menunjukkan jet lag lebih buruk terjadi setelah bepergian ke Timur.

Baca juga: Sering Jet Lag di Pesawat? Cara Ini Bisa Usir Mual dan Mabuk Selama Penerbangan

Menurut artikel tersebut, jet lag merupakan gangguan jam sirkadian otak (brain circadian clock) yang memungkinkan organisme mengoordinasikan fungsi biologis (seperti tidur) dengan lingkungan di sekitarnya.

Kabin pesawat. (Foto: Suhyeon Choi/Unsplash)

Sel di hipotalamus atau dikenal juga sebagai sel alat pacu jantung menjaga ritme tubuh kita. Namun, saat melewati banyak zona waktu, sel tidak dapat dengan cepat membentuk ritme baru. Akibatnya, seseorang akan mengalami pusing saat sel bekerja untuk menyesuaikan.

Baca juga: Unik, Pria Ini Buat Perahu Pembelah Sungai Berbentuk Ritsleting

Rekan penulis studi ini Michelle Girvan menunjukkan bahwa ritme sirkadian orang rata-rata sedikit melebihi 24 jam, sekira 30 menit. Saat bepergian melewati zona waktu, terutama ke wilayah Timur, ritme sirkadian akan bergabung dengan 30 menit ekstra tersebut.

Setiap orang memiliki jam sirkadian berbeda. Inilah alasan mengapa jet lag dapat terjadi lebih buruk pada beberapa orang.

Baca juga: Bepergian ke Luar Negeri, Begini 3 Tips Mudah Mengatasi Jet Lag

"Studi kami menunjukkan bahwa perbedaan antara periode alami seseorang dan 24 jam mengontrol bagaimana mereka mengalami jet lag," kata Girvan, seperti dikutip dari Mental Floss, Senin (23/11/2020).

Guna menyesuaikan dengan zona waktu lebih cepat, solusi terbaiknya adalah berada di luar ruangan di mana tubuh dapat terpapar siklus siang-malam. Ini akan menemukan cara bagi tubuh untuk terjaga di siang hari dan tidur saat malam tiba.

Baca juga: Ilmuwan Mencari Solusi Tips Agar Tak Jet Lag Usai Penerbangan Jarak Jauh

Ilustrasi jet lag. (Foto: La Jolla Mom)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini