5 Hari Pertama Sejak Gejala, Masa Paling Menular dari Pasien Covid-19

Diana Rafikasari, Jurnalis · Selasa 24 November 2020 11:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 24 481 2315058 5-hari-pertama-sejak-gejala-masa-paling-menular-dari-pasien-covid-19-vy2ZkMOz0U.jpg (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

Berdasarkan penelitian, ditemukan bahwa pasien Covid-19 paling menular lima hari pertama setelah timbulnya gejala. Walaupun materi genetik dari virus corona baru masih dapat dideteksi dalam sampel pernapasan atau tinja pasien Covid-19, tidak ada partikel virus yang ditemukan setelah sembilan hari timbulnya gejala.

Penelitian ini diterbitkan dalam Lancet Microbial Journal. "Ini adalah tinjauan sistematis dan meta-analisis pertama yang secara komprehensif memeriksa dan membandingkan viral load dan pelepasan untuk tiga virus corona manusia ini,” kata pemimpin penulis studi Muge Cevik dari Universitas St Andrews di Inggris.

"Ini memberikan penjelasan yang jelas mengapa SARS-CoV-2 menyebar lebih efisien daripada SARS-CoV dan MERS-CoV dan jauh lebih sulit untuk ditahan,” lanjut Cevik dilansir dari Times Now News, Selasa (24/11/2020).

 Berdasarkan penelitian, ditemukan bahwa pasien Covid-19 paling menular lima hari pertama setelah timbulnya gejala.

Para peneliti menyarankan bahwa sebagian besar peristiwa penularan virus terjadi sangat awal, dan terutama dalam lima hari pertama setelah timbulnya gejala. Oleh karena itu, para peneliti mementingkan kebutuhan isolasi diri segera setelah mulai melihat gejala.

"Kami juga perlu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang berbagai gejala yang terkait dengan penyakit, termasuk gejala ringan yang mungkin terjadi lebih awal selama infeksi dibandingkan gejala yang lebih menonjol seperti batuk atau demam,” jelas Cevik.

Baca juga: 4 Bahan Alami untuk Usir Ketombe, Apa Saja?

Peneliti menilai faktor-faktor kunci yang terlibat dalam periode penularan pasien Covid-19 seperti viral load, lamanya seseorang mengeluarkan materi genetik virus (RNA) dari patogen, dan isolasi virus hidup. Mereka menyimpulkan, peraturan pemerintah di banyak tempat isolasi selama 10 hari sejalan dengan temuan mereka.

Dalam analisis mereka, para peneliti memasukkan 98 studi yang memiliki lima atau lebih peserta, studi kohort, dan uji coba terkontrol secara acak - 79 berfokus pada virus corona baru, 73 di antaranya hanya mencakup pasien yang dirawat di rumah sakit - delapan pada virus pandemi SARS 2002-03 dan 11 tentang infeksi virus corona MERS.

Para peneliti lebih lanjut mencatat bahwa viral load virus corona baru tertinggi terdeteksi pada awal perjalanan penyakit, pada saat gejala mulai, atau sebelum gejala hari kelima. Mereka menyarankan bahwa untuk pasien tanpa gejala, infeksi dapat sembuh lebih cepat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini