Beautypedia, Apa Itu Jerawat?

Wilda Fajriah, Jurnalis · Selasa 24 November 2020 15:28 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 24 611 2315285 beautypedia-apa-itu-jerawat-x8ogugxHK2.jpg Terkena jerawat (Foto: Teen Vogue)

Meski jerawat merupakan hal umum yang terjadi pada kulit manusia, namun banyak dari mereka yang mengeluh ketika kulitnya berjerawat. Pasalnya, selain mengganggu penampilan, jerawat terkadang juga menimbulkan rasa sakit.

Melansir Niams pada Selasa (24/11/2020), jerawat adalah kondisi kulit umum yang terjadi ketika folikel rambut di bawah kulit tersumbat. Minyak dan sel kulit mati menutup pori-pori, dan munculnya lesi (sering disebut jerawat) bisa terjadi. Paling sering, jerawat terjadi di wajah. Akan tetapi, terkadang juga bisa muncul di punggung, dada, dan bahu.

 jerawat

Bagi kebanyakan orang, jerawat cenderung hilang pada saat mereka mencapai usia tiga puluhan, tetapi beberapa orang berusia empat puluhan dan lima puluhan terus mengalami masalah kulit ini.

Umumnya, orang-orang dari semua ras dan usia bisa mengalami jerawat, tetapi paling sering terjadi pada remaja dan dewasa muda.

Ketika jerawat muncul selama masa remaja, lebih sering terjadi pada pria. Jerawat dapat berlanjut hingga dewasa, dan jika terjadi, lebih sering terjadi pada wanita.

Munculnya jerawat pun bisa dipicu oleh beberapa faktor. Para dokter mengatakan, jerawat terjadi karena banyaknya minyak yang tersumbat di pori-pori kulit, yang kemudian membentuk sel kulit mati sehingga bakteri dapat tumbuh.

Selain itu, jerawat juga bisa terjadi karena faktor lain seperti usia, faktor genetik, makanan, helm, sprei yang kotor, gerakan mencuci wajah yang salah, hingga polusi udara.

Untuk membantu menyembuhkan jerawat, biasanya dokter merekomendasikan obat bebas atau resep untuk diminum atau dioleskan ke kulit. Bicarakan dengan dokter Anda tentang efek samping yang Anda alami.

Baca juga: Potret Manis Marion Jola dengan Gaya Rambut Baru, Rossa: Huwaaa Cantik Banget!

Beberapa orang yang memiliki jerawat parah mungkin memerlukan perawatan tambahan, seperti terapi laser dan cahaya. Ada juga terapi pengelupasan kimiawi superfisial yang diaplikasikan oleh dokter untuk menghilangkan lapisan kulit terluar. Prosedur bedah untuk membantu merawat dan memperbaiki jaringan parut.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini