Pria Jomblo Ini Diancam Denda Rp94 Juta karena Pelihara Angsa saat Lockdown

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Selasa 24 November 2020 14:54 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 24 612 2315248 pria-jomblo-ini-diancam-denda-rp94-juta-karena-pelihara-angsa-saat-lockdown-3xVrxEeTKG.jpg Pria memelihara angsa (Foto: VT)

Seorang pria jomblo yang kesepian telah diperintahkan untuk menyingkirkan dua ekor angsa kesayangannya yang ia beli selama masa lockdown akibat pandemi virus corona Covid-19. Hal tersebut lantaran para tetangga merasa terganggu dengan bunyi keras yang dihasilkan oleh angsa-angsa tersebut.

Pria tersebut bernama Sven Kirby, dari Leeds, Inggris. Ia membeli kedua angsa itu masing-masing seharga 40 pounds atau sekira Rp751 ribu pada Juni 2020.

pria memelihara angsa 

Sejak saat itu, Kirby telah memelihara kedua angsa itu dan memberinya nama Beep Beep dan Norbert. Ketiganya sering terlihat berjalan-jalan di sekitar kota. Bahkan mereka juga selalu bersama saat para angsa itu menemani Kirby ke pub.

Faktanya, Kirby telah melatih mereka dengan sangat baik, sehingga kedua angsa itu dapat dengan bebas berjalan di sekitar rumahnya dengan memakai popok.

Meskipun hubungan mereka berkembang dengan baik, Dewan Kota Leeds sekarang telah memerintahkan Kirby untuk menyingkirkan angsanya.

Hal tersebut untuk mencegah terulangnya gangguan (berisik). Ia diberi waktu selama 28 hari, atau harus membayar denda sebesar 5 ribu pounds atau Rp94 juta. Alasan utama denda ini adalah para ini angsa terlalu berisik.

"Saya suka dengan para angsa saya, mereka adalah karakter yang brilian dan sangat menyenangkan untuk dipelihara sebagai hewan peliharaan. Kemungkinan kehilangan mereka sangat memilukan. Rasanya seperti layanan sosial mengambil anak-anak saya. Norbert dan Beep Beep melihat saya sebagai ayah atau ibu mereka,” terang Kirby, melansir dari VT, Selasa (24/11/2020).

Seorang narasumber mengungkapkan, dua tetangganya menegur Kirby tentang kebisingan itu dan telah berusaha menyelesaikan masalah dengan memindahkan angsa ke dalam rumah pada malam hari.

Angsa-angsa tersebut sebelumnya disimpan di kandang di halaman pada malam hari, dan masih menghabiskan waktunya di sana selama hari-hari ketika Kirby bekerja.

Namun, menurut Kirby, pelapor masih kurang senang dengan suara angsanya pada siang hari. Akibatnya angsa-angsa itu terpaksa harus meninggalkan Kirby.

“Mereka membuat suara ketika mereka melihat seseorang lewat atau mendengar sesuatu, itu seperti mekanisme pertahanan. Ini adalah suara yang cukup keras tetapi itu bukan sesuatu yang terjadi sepanjang waktu. Apa yang gagal disadari oleh tetangga saya dan dewan adalah bahwa burung-burung ini adalah hewan peliharaan saya, mereka bukan ternak,” lanjutnya.

Kirby mengatakan, hanya karena peliharaannya berupa angsa, bukan berarti hewan tersebut tidak memiliki kedudukan yang sama untuk dipelihara seperti kucing atau anjing pada orang lain.

"Saya yakin jika mereka harus pergi maka mereka akan menderita kecemasan karena perpisahan,” lanjutnya.

Terlepas dari kenyataan bahwa pemberitahuan itu tidak secara khusus memerintahkan Kirby untuk menyingkirkan angsa-angsa tersebut, namun ia diperintahkan untuk berhenti menyebabkan kebisingan sehingga menyebabkan dirinya merasa tersudut.

Baca juga: Potret Manis Marion Jola dengan Gaya Rambut Baru, Rossa: Huwaaa Cantik Banget!

Kirby menjelaskan bahwa tidak ada lagi yang bisa dia lakukan selain menyingkirkan angsa peliharaannya jika ingin menghindari denda tersebut. Menurut pemberitahuan tersebut, masalah tersebut harus diselesaikan paling lambat 8 Desember 2020.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini