Penelitian Ungkap Masker Aman Digunakan saat Berolahraga

Anjasman Situmorang, Jurnalis · Rabu 25 November 2020 09:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 25 481 2315670 penelitian-ungkap-masker-aman-digunakan-saat-berolahraga-ymLW0ww0rI.jpg Ilustrasi masker. (Foto: Geralt/Pixabay)

MASKER menjadi benda yang sangat dibutuhkan selama masa pandemi covid-19. Setiap orang yang berkegiatan di luar rumah wajib mengenakan masker untuk mencegah persebaran virus corona. Namun bagaimana halnya jika berolahraga sambil menggunakan masker? Apakah aliran oksigen ke tubuh akan terganggu?

Dua penelitian menyimpulkan bahwa menggunakan masker saat olahraga berat tidak membatasi aliran oksigen atau merusak fungsi paru-paru. Hal itu justru berguna untuk membatasi persebaran virus corona dari tetesan pernapasan.

Baca juga: 5 Jenis Masker Cantik yang Cocok Dipakai Pengantin di Pesta Pernikahan 

Penelitian pertama yang diterbitkan dalam Scandinavian Journal of Medicine and Science in Sports mempelajari 16 pria dewasa sehat yang mengendarai sepeda statis. Tekanan darah, detak jantung, laju pernapasan, saturasi oksigen, dan waktu kelelahan mereka diukur.

Setiap peserta melakukan tiga kali tes. Mulai tanpa masker, kemudian menggunakan masker, dan terakhir sambil mengenakan respirator N95.

Baca juga: Atasi Kacamata Berembun saat Pakai Masker, Lakukan 4 Hal Ini 

Satu-satunya efek yang signifikan terlihat pada peningkatan karbondioksida dalam napas mereka ketika mengenakan N95. Para peneliti kemudian menyarankan masker tetap digunakan saat latihan hindari penggunaan N95.

Lanjut ke penelitian kedua yang terbit bulan ini di International Journal of Environmental Research and Public Health. Peneliti merekrut 14 pria dan wanita untuk melakukan tes berolahraga hingga kelelahan. Tiga kali tes dilakukan, mulai mengenakan masker wajah kain tiga lapis, masker wajah bedah sekali pakai, hingga tanpa masker.

Temuan mereka menunjukkan bahwa orang dapat memakai masker wajah selama latihan intens tanpa adanya efek merugikan pada darah dan oksigenasi otot.

Baca juga: Viral, Seekor Anjing Berjalan Pakai Masker Bikin Gemas 

"Temuan utamanya adalah masker meningkatkan dispnea yang merupakan sensasi tidak nyaman saat menggunakan masker. Masker membuat wajah terasa panas sehingga ada peningkatan dispnea. Namun, perasaan subjektif ini bukan karena perbuahan fisiologi pada tubuh," kata penulis utama penelitian Susan Hopkins, seperti dikutip dari IFL Science, Selasa (25/11/2020).

Dua penelitian itu dilakukan kepada sejumlah orang dewasa sehat. Artinya, hal berbeda mungkin bisa terjadi pada orang yang berusia lebih tua, muda, atau orang yang memiliki riwayat kesehatan kurang baik.

Baca juga: Mengenal Acne Mechanica, Penyebab Jerawat Sering Timbul kala Memakai Masker 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini