Mata dan Fungsi Saluran Cerna Jadi Penyakit Paling Sering Diderita Lansia

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Rabu 25 November 2020 18:49 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 25 481 2316154 mata-dan-fungsi-saluran-cerna-jadi-penyakit-paling-sering-diderita-lansia-Zn0JSeUQd7.jpg (Foto: Rabit Stew)

ORANG lanjut usia (lansia) menjadi golongan yang wajib mendapat perhatian penuh. Tak hanya kondisi fisiknya saja yang mengalami penuaan (aging), namun fungsi organ tubuhnya pun turut mengalami perubahan. Tak aneh apabila beberapa lansia mulai mengeluhkan sejumlah penyakit seiring bertambahnya usia.

Dosen Dept Gizi Masyarakat Institut Pertanian Bogor, Dr. Rimbawan Ph.D menjelaskan masalah yang paling sering dialami oleh para lansia adalah masalah sensasi dan persepsi. Ketajaman visual menurun saat proses penuaan, dan presbiopia menyebabkan hilangnya kemampuan untuk memfokuskan mata pada objek dekat.

“Katarak, degenerasi makula terkait usia, dan glaukoma merupakan kondisi medis yang dapat menyebabkan penurunan penglihatan atau kebutaan. Selain itu presbycusis (kehilangan pendengaran) dapat mengganggu kemampuan untuk berkomunikasi,” jelas Dr. Rimbawan, dalam Zoom Meeting Media Briefing e-Wellness Tour 2020 tentang Healthy Aging Survey 2020, Rabu (25/11/2020).

Selain itu lansia juga lebih rentan kehilangan keseimbangan, terutama saat mengalami pusing dan vertigo. Alhasil, latihan keseimbangan dapat membantu untuk mengimbangi perubahan ini. Berkurangnya sensitivitas terhadap bau dan rasa juga meningkat seiring bertambahnya usia. Kedua indra tersebut sangat rentan terhadap efek negatif dari penyakit dan kerusakan lingkungan.

 Orang lanjut usia (lansia) menjadi golongan yang wajib mendapat perhatian penuh.

Baca juga: Daftar Orang yang Tidak Bisa Diberikan Vaksin Covid-19, Siapa Saja?

Tak hanya masalah indra, Dr. Rimbawan juga menjelaskan perubahan fungsi organ tubuh terkait dengan urinari dan pencernaan pun ikut berubah seiring dengan berjalannya waktu. Perubahan sistem kemih membuat ginjal lebih rentan terhadap stres dan kurang mampu memetabolisme racun termasuk obat-obatan.

“Kandung kemih lansia menjadi kurang mampu menahan dan mengeluarkan urin. Pola hidup yang baik dapat memperbaiki pengendalian urin normal. Sistem pencernaan menjadi agak kurang efisien pada lansia meski tidak ada penurunan fungsi yang signifikan. Banyak lansia yang salah informasi dan menggunakan obat-obatan yang tidak perlu urnuk mengontrol fungsi gastrointenstinal mereka," tuntasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini