Makan Lobster Bisa Sebabkan Keracunan, Mitos atau Fakta?

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Kamis 26 November 2020 16:29 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 26 298 2316776 makan-lobster-bisa-sebabkan-keracunan-mitos-atau-fakta-atSoqXarEN.jpg Ilustrasi lobster. (Foto: Louis Hansel/Unsplash)

LOBSTER menjadi salah satu hidangan laut yang lezat. Tidak hanya itu, kandungan nutrisi yang ada di dalamnya juga membuat bahan makanan ini bernilai tinggi. Meski demikian, mengonsumsi lobster terkadang bisa berbahaya bagi tubuh. Bahkan dalam beberapa kasus, lobster juga bisa menyebabkan keracunan.

Merangkum dari Asking Lot, Kamis (26/11/2020), mengonsumsi lobster dapat menyebabkan keracunan makanan yang serius. Lobster yang memakan alga beracun dapat menularkan racun ke manusia yang menyebabkan Amnesic (ASP) atau Paralytic (PSP). Racun ini sama seperti apa yang ada di dalam kerang.

Baca juga: 5 Aneka Masakan Lobster dari Berbagai Negara, Pencinta Seafood Wajib Coba 

Lobster. (Foto: David Todd McCarty/Unsplash)

Dalam kebanyakan kasus, gejala seperti diare dan muntah terjadi dalam 24 jam diikuti dengan sakit kepala dan hilang ingatan.

Jadi, bisakah seseorang sakit akibat mengonsumsi lobster?

Seseorang bisa sakit setelah makan kerang mentah atau setengah matang (seperti tiram, kerang, remis, lobster atau kepiting) atau dengan membuka luka atau kulit yang rusak ke air laut. Infeksi Vibrio lebih sering terjadi selama bulan-bulan musim panas. Orang dengan penyakit hati, kanker, atau sistem kekebalan yang lemah paling berisiko menjadi sangat sakit.

Bisakah seseorang makan lobster yang baru mati?

Jika lobster mati dan dalam keadaan dingin maka aman untuk direbus dan dikonsumsi. Saat Anda mengupas dagingnya, jika lepas maka ini pertanda lobster sudah lama mati, jadi usahakan hindari mengonsumsi lobster dengan ciri seperti itu. Jika mereka mati dalam kondisi panas, maka baunya juga sangat tajam.

Baca juga: 4 Hidangan Lobster Termahal dari Berbagai Negara, Berani Coba? 

Apakah lobster menderita bila direbus hidup-hidup?

Pemerintah Swiss mengeluarkan undang-undang yang menyatakan orang tidak bisa lagi merebus lobster hidup-hidup. Inilah disebabkan oleh bagaimana krustasea tersebut merasakan sakit. Jika Anda melihat adanya perubahan warna, seperti bintik hitam, pada daging lobster, jangan membelinya karena kemungkinan hewan itu tidak ditangani dengan benar. Jika ekornya berwarna keabu-abuan, pertanda lobster sudah tidak hidup pada saat diolah.

Baca juga: Kenali Gejala Alergi Lobster yang Mematikan 

Lobster. (Foto: Meritt Thomas/Unsplash)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini