Maradona Meninggal Dunia karena Henti Jantung, Yuk Kenali Perbedaannya dengan Serangan Jantung

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Kamis 26 November 2020 11:32 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 26 481 2316494 maradona-meninggal-dunia-karena-henti-jantung-yuk-kenali-perbedaannya-dengan-serangan-jantung-SDTUHElzaj.jpg (Foto: WebMD)

MASYARAKAT di seluruh dunia, dikejutkan oleh meninggalnya Legenda Sepakbola Argentina, Diego Maradona akibat henti jantung mendadak (sudden cardiac arrest) pada Rabu 25 November 2020. Maradona meninggal dunia pada usia 60 tahun di Tigre, Argentina.

Sebagian masyarakat mungkin merasa bingung dengan penyakit yang menghilangkan nyawa Maradona. Sebab banyak masyarakat awam yang masih bingung dalam membedakan serangan jantung (heart attack) dengan henti jantung mendadak (sudden cardiac arrest).

Merangkum dari Heart, Kamis (26/11/2020) Okezone akan mengulas perbedaan kedua penyakit ini.

Serangan jantung (Heart Attack)

Serangan jantung terjadi ketika arteri yang tersumbat mencegah darah kaya oksigen mencapai bagian jantung. Jika arteri yang tersumbat tidak segera dibuka kembali, jantung yang biasanya diberi makan oleh arteri tersebut akan mulai mati. Semakin lama seseorang tidak mendapatkan pertolongan atau pengobatan, maka semakin besar kerusakannya.

Gejala serangan jantung bisa langsung dan intens. Namun, seringkali gejala dimulai secara perlahan dan bertahan selama berjam-jam, berhari-hari atau berminggu-minggu sebelum serangan jantung. Berbeda dengan serangan jantung mendadak, jantung biasanya tidak berhenti berdetak selama serangan jantung. Gejala serangan jantung pada wanita bisa berbeda dengan pria.

Henti jantung mendadak (Sudden Cardiac Attack)

Serangan jantung mendadak terjadi secara tiba-tiba dan seringkali tanpa peringatan. Kondisi ini dipicu oleh kerusakan listrik di jantung yang menyebabkan detak jantung tidak teratur (aritmia). Dengan sistem pemompaan yang terganggu, jantung tidak dapat memompa darah ke otak, paru-paru, dan organ lain.

Beberapa detik kemudian, seseorang kehilangan kesadaran dan tidak memiliki denyut nadi. Kematian terjadi dalam hitungan menit jika korban tidak segera mendapat pertolongan.

 Masyarakat di seluruh dunia dikejutkan oleh meninggalnya Legenda Sepakbola Argentina, Diego Maradona akibat henti jantung mendadak.

Berbeda tapi saling terkait

Kedua kondisi jantung yang berbeda ini saling terkait satu sama lainnya. Henti jantung mendadak dapat terjadi setelah serangan jantung, atau selama pemulihan. Sementara serangan jantung dapat meningkatkan risiko henti jantung mendadak. Kebanyakan serangan jantung tidak menyebabkan serangan jantung mendadak.

Namun, ketika henti jantung mendadak terjadi, serangan jantung adalah penyebab yang paling umum. Kondisi jantung lainnya juga dapat mengganggu ritme jantung dan menyebabkan serangan jantung mendadak. Ini termasuk otot jantung yang menebal (kardiomiopati), gagal jantung, aritmia, terutama fibrilasi ventrikel, dan sindrom long Q-T.

Baca juga: Daftar Orang yang Tidak Bisa Diberikan Vaksin Covid-19, Siapa Saja?

Hal yang bisa dilakukan apabila mengalami serangan jantung

Meminta pertolongan medis ke layanan kesehatan terdekat adalah hal yang paling tepat untuk dilakukan. Staf kesehatan dilatih untuk menghidupkan kembali seseorang yang jantungnya telah berhenti berdetak. Pasien dengan nyeri dada yang datang dengan ambulans biasanya juga menerima perawatan yang lebih cepat di rumah sakit.

Hal yang wajib dilakukan bila mengalami henti jantung mendadak

Henti jantung mendadak pada sebagian besar korban masih dapat disembuhkan jika mendapat pertolongan dalam beberapa menit. Sebisa mungkin dapatkan dan gunakan defibrilator eksternal otomatis. Mulailah melakukan CPR sesegera mungkin dan lanjutkan sampai layanan medis darurat tiba.

Henti jantung mendadak adalah penyebab utama kematian lebih dari 320.000 orang di luar rumah sakit terjadi setiap tahunnya di Amerika Serikat (AS). Dengan melakukan Hands-Only CPR seseorang dapat menggandakan peluang korban untuk bertahan hidup.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini