Henti Jantung Sebabkan Penderitanya Hilang Kesadaran Secara Mendadak

Kamis 26 November 2020 13:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 26 481 2316594 henti-jantung-sebabkan-penderitanya-hilang-kesadaran-secara-mendadak-MMbISFSv64.jpg (Foto: Shutterstock)

Kematian bisa dialami setiap orang. Baru-baru ini, Legenda Sepakbola Argentina, Diego Maradona meninggal dunia akibat henti jantung mendadak (sudden cardiac arrest) pada Rabu 25 November 2020.

Dikutip dari Heart.org, kondisi tersebut berbeda dengan serangan jantung. Henti jantung biasanya terjadi akibat gangguan listrik di jantung yang menyebabkan hilangnya fungsi jantung, napas, dan kesadaran secara mendadak.

 Baru-baru ini, Legenda Sepakbola Argentina, Diego Maradona meninggal dunia akibat henti jantung mendadak.

Gejala utamanya adalah hilangnya kesadaran dan tidak responsif. Kondisi ini bisa terjadi kepada siapapun meski tidak didiagnosis menderita sakit jantung.

Hal ini sering kali disebabkan irama yang tidak teratur atau aritmia. Hal ini terjadi akibat bilik jantung yang lebih rendah tiba-tiba berdetak tak seirama dan tidak memompa darah.

Kondisi ini sangat serius karena jantung berhenti berdetak atau sering disebut kematian jantung mendadak. Sebab kondisi ini menghambat aliran oksigen ke otak dan organ penting lain di dalam tubuh.

Orang yang mengalami henti jantung sebenarnya bisa diberikan pertolongan pertama berupa cardiopulmonary resuscitation (CPR) atau resusitasi jantung paru.

Baca juga: Mengenal Henti Jantung yang Dialami Diego Maradona Sebelum Meninggal

Resusitasi jantung paru merupakan serangkaian tindakan untuk meningkatkan daya tahan hidup setelah terjadinya henti jantung. Tindakan ini merupakan usaha mempertahankan fungsi pernapasan dan pompa jantung untuk mengalirkan darah ke seluruh tubuh.

Menurut peneliti American Heart Association, CPR dapat menjaga aliran darah tetap aktif sembari menunggu pertolongan staf medis. Tapi teknik ini hanya boleh dilakukan orang yang terlatih mengingat risikonya fatal.

Tindakan yang bisa dilakukan orang awam pada pasien henti jantung adalah memanggilnya. Jika pasien tidak merespons, maka lakukan kompresi dada dan segera panggil bantuan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini