Kenapa Anjing Tetap Menunggu Pemiliknya, Meskipun Sudah Ditinggal Mati?

Wilda Fajriah, Jurnalis · Minggu 29 November 2020 01:43 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 28 612 2318078 kenapa-anjing-tetap-menunggu-pemiliknya-meskipun-sudah-ditinggal-mati-stfYXDixDB.jpeg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

PERNAH menonton film hachiko? Sebuah kisah mengharukan tentang seekor anjing yang menunggu majikannya di stasiun kereta selama 9 tahun, tanpa mengetahui bahwa majikannya sudah meninggal.

Kisa Hachiko pun membuktikan bahwa kesetiaan anjing terhadap pemiliknya bukanlah isapan jempol belaka. Sebagaimana dinukil dari Mental Floss, anjing sendiri selalu mengikuti pemiliknya dikarenakan mentalitas kelompok mereka. Anjing masih menganggap dirinya sebagai bagian dari anggota kelompok seperti nenek moyangnya.

Ketika tidak ada anjing lain di sekitarnya, maka manusia dianggap sebagai kawan bagi mereka. Berdasarkan penjelasan Reader's Digest, naluri genetik inilah yang juga memotivasi anjing untuk selalu mencari sentuhan fisik manusia.

Anjing peliharaan

Rachel Barrack, salah seorang dokter hewan, mengatakan kepada American Kenel Club bahwa anak anjing berusia 6 bulan dapat menganggap pemiliknya seperti induknya sendiri. Bahkan anjing yang lebih tua dapat terikat dengan pemiliknya karena perhatian, kasih sayang, keamanan, dan kepercayaan di antara keduanya.

Penjelasan terakhir mengapa anjing selalu mengikuti pemiliknya mungkin karena perlakuan khusus terhadap hewan tersebut. Misalnya dengan memberikan hadiah atau camilan kepada anjing saat mereka melakukan hal positif. Artinya, mengasosiasikan hadiah dengan perilaku positif anjing.

Baca Selengkapnya: Anjing Kerap Mengikuti ke Mana pun Pemiliknya Pergi, Ini Penyebabnya

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini