Terselip Kesan Mewah di Buah Impor, Padahal Kenyataannya...

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 30 November 2020 13:29 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 30 298 2318571 terselip-kesan-mewah-di-buah-impor-padahal-kenyataannya-MfkO9rz2vH.jpg Ilustrasi (Foto : Timesofindia)

Banyak orang menganggap buah impor memberi kesan mewah karena harganya yang mahal. Padahal, kalau diadu soal rasa, ternyata buah lokal juaranya.

Image mewah yang melekat di buah impor ternyata banyak diamini masyarakat Indonesia. Mungkin, karena alasan itu juga buah lokal kalah saing dengan buah impor.

"Tapi, kalau soal rasa, buah lokal itu paling kuat rasanya. Kalau buah impor itu rasaya mild atau tidak sekuat buah lokal," terang Kukun Sutardjana, Chief Marketing Officer Pasar Komoditi Nasional, pada Okezone melalui Zoom Meeting, baru-baru ini.

Kukun menceritakan, beberapa orang menganggap buah impor itu barang mewah. Buah impor kerap juga dipakai sebagai alat penyambutan tamu dan dengan menyajikan buah impor, ada anggapan penyambutan terkesan mewah.

Raspberry

Padahal, sekali lagi, buah lokal tidak kalah dengan buah impor. Bahkan, buah lokal itu varietasnya lebih beragam daripada buah impor. Karena itu, tidak ada salahnya mulai sekarang memilih buah lokal dibandingkan buah impor.

Salak, kata Kukun, merupakan komoditi buah lokal yang bisa bersaing di kancah ekspor. "Hanya Indonesia yang salaknya paling bagus dan itu kenapa salak cukup laku di luar negeri," katanya menjelaskan bukti buah lokal benar-benar tidak bisa dipandang sebelah mata.

Baca Juga : Stt.. Ini Rahasia Buah Impor Bisa Awet!

Selain salak, buah seperti pisang, nanas, dan mangga pun punya hati tersendiri di luar negeri. Dengan bukti ini, sudah seharusnya masyarakat Indonesia memilih buah lokal sebagai pilihan utamanya.

Indonesia juga memiliki buah eksotis yang mana itu tidak bisa ditemukan di negara lain. Misalnya Matoa dari Papua. Dengan keberagam jenis buah yang dimiliki Indonesia, sudah sepatutnya bangsa sendiri mengandalkan buah lokal sebagai komoditi utamanya.

"Dengan mengetahui keunggulan buah lokal dibandingkan buah impor ini diharapkan masyarakat Indonesia teredukasi, dengan begitu supply-demand buah lokal akan menjadi sangat kuat, meski buah impor juga sama-sama bagus kualitasnya," tambah Kukun.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini