Ini 5 Manfaat Propolis Lebah untuk Kesehatan yang Wajib Diketahui

Adella Christyanti, Jurnalis · Senin 30 November 2020 11:23 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 30 481 2318633 ini-5-manfaat-propolis-lebah-untuk-kesehatan-yang-wajib-diketahui-QD9hm9su7W.jpg Propolis lebah. (Foto: Wikipedia)

KEBANYAKAN orang pasti tahu kalau madu memiliki khasiat baik untuk tubuh. Namun, apakah Anda pernah mendengar tentang propolis?

Propolis atau lem lebah adalah suatu zat resin yang dikumpulkan oleh lebah madu dari sumber tumbuhan seperti aliran getah atau tunas pohon. Dikumpulkan oleh lebah untuk menutupi lubang kecil, hingga 6 milimeter, sementara untuk lubang yang lebih besar digunakan malam lebah.

Baca juga: Madu dan Propolis Efektif Cegah Covid-19, Benarkah?  

Faktanya propolis ini adalah salah satu obat herbal yang dipercaya bisa menyembuhkan banyak penyakit. Lalu apa yang membedakan dengan madu apa? Apa manfaat propolis untuk kesehatan? Berikut ini penjelasannya, seperti dilansir dari Verywell Health.

Apa Itu Propolis?

Propolis adalah zat resin yang dihasilkan lebah dari bahan yang dikumpulkan dari tunas pohon. Kaya akan flavonoid, kelas antioksidan. Propolis memiliki sejarah panjang digunakan sebagai pengobatan alami untuk sejumlah masalah kesehatan. Penelitian menunjukkan propolis memiliki banyak khasiat penyembuhan, termasuk sifat antimikroba, antijamur, antivirus, antiinflamasi, dan antitumor.

Propolis lebah juga disebut-sebut sebagai pengobatan alami untuk masalah dan kondisi kesehatan berikut ini:

- Jerawat

- Infeksi bakteri

- Luka bakar

- Sariawan

- Masuk angin

- Luka dingin

- Diabetes

- Peradangan

Selain itu, propolis dikatakan dapat merangsang sistem kekebalan dan mencegah kerusakan gigi.

Kandungan Dalam Propolis

Pada dasarnya kandungan propolis yang diambil dari setiap sarang lebah akan berbeda-beda. Ada banyak faktor yang menyebabkan hal itu, seperti jenis tanaman tempat sarang lebah dan juga madu yang dikumpulkan oleh lebah di dalam sarangnya. Namun, setiap propolis bisa mengandung 300 senyawa kimia yang sangat menyehatkan.

Salah satu yang paling dominan adalah polifenol. Senyawa yang satu ini merupakan antioksidan yang baik untuk menangkal radikal bebas. Selain itu, propolis juga memiliki sifat antibakteri, antifungal, dan antiinflamasi.

Baca juga: Daftar Bahan Alami untuk Meredakan Sakit Tenggorokan, Apa Saja? 

Manfaat Propolis

1. Pengobatan sakit dingin

Penelitian pendahuluan menunjukkan bahwa mengoleskan propolis secara topikal dapat membantu menyembuhkan luka dingin. Para ilmuwan menemukan bahwa ekstrak propolis memiliki efek melawan virus yang dapat membantu melumpuhkan virus herpes simpleks tipe 1, virus yang menyebabkan luka dingin.

2. Perawatan luka bakar

Propolis dapat meningkatkan penyembuhan luka bakar ringan, menurut sebuah penelitian dari Journal of Alternative and Complementary Medicine. Hasil studi menunjukkan bahwa propolis dan perak sulfadiazin sama efektifnya dalam pengobatan luka bakar. Terlebih lagi propolis tampaknya menawarkan manfaat anti-inflamasi yang lebih besar daripada perak sulfadiazine.

3. Gangguan pencernaan

Penelitian menunjukkan propolis dapat membantu mengobati gangguan pencernaan, termasuk kolitis ulserativa, kanker saluran pencernaan, dan bisul. Komponen dalam propolis, termasuk asam caffeic phenethyl ester (CAPE), artepillin C, kaempferol, dan galangin, telah terbukti efektif menghilangkan patogen, termasuk H. pylori. Penelitian, bagaimanapun, terbatas pada studi hewan dan kultur sel.

4. Merawat gigi

Propolis dapat membantu melawan gigi berlubang. Dalam penelitian laboratorium, para ilmuwan menemukan bahwa senyawa yang ditemukan dalam propolis membantu menghambat pertumbuhan Streptococcus mutans, bakteri mulut yang diketahui berkontribusi pada perkembangan gigi berlubang.

5. Mencegah diabetes

Temuan dari penelitian menunjukkan bahwa propolis dapat membantu pengobatan diabetes. Dalam studi tahun 2005, diabetes mengungkapkan bahwa pengobatan dengan propolis membantu menurunkan kadar gula darah dan menurunkan kolesterol. Namun, hasil ini belum direplikasi dalam penelitian manusia.

Baca juga: Khasiat Madu, Kaya Antioksidan hingga Membantu Penyembuhan Luka 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini