Penelitian Ungkap Superspreading Jadi Salah Satu Penyebab Meluasnya Covid-19

Anjasman Situmorang, Jurnalis · Senin 30 November 2020 16:36 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 30 481 2318920 penelitian-ungkap-superspreading-jadi-salah-satu-penyebab-meluasnya-covid-19-rnH9v7PYNW.jpg Ilustrasi covid-19. (Foto: Fernandozhiminaicela/Pixabay)

SEJUMLAH penelitian membuktikan bahwa persebaran super (superspreading) menjadi salah satu alasan di balik meluasnya virus corona di seluruh dunia. Dalam kasus yang ekstrem, satu orang yang sakit dapat menyebarkan covid-19 ke puluhan orang dalam satu kejadian superspreading. Sebuah studi baru mengungkapkan ada dua hal penyebab seseorang menjadi penyebar virus, termasuk covid-19.

Pertama, para peneliti dari University of Central Florida (UCF) menggunakan pemodelan 3D dan simulasi komputer. Penelitiannya menunjukkan bahwa bersin dari orang yang hidungnya tersumbat dan memiliki gigi lengkap bergerak 60 persen lebih jauh. Ini menjadi salah satu alasan mengapa beberapa orang lebih berpotensi menularkan infeksi pernapasan.

Baca juga: Bayi Bisa Lahir dengan Antibodi Covid-19, Ini Penjelasannya 

"Gigi menciptakan efek penyempitan pada jet yang membuatnya lebih kuat dan bergejolak. Mereka mendorong transmisi. Jadi jika Anda melihat seseorang tanpa gigi, Anda sebenarnya dapat mengharapkan semburan yang lebih lemah dari bersin mereka," kata Michael Kinzel, penulis studi dan asisten profesor di Departemen Teknik Mesin UCF, seperti dilansir dari IFL Science, Senin (30/11/2020).

Kedua, beberapa penelitian yang dilakukan sebelum covid-19 juga telah mengungkap kondisi tertentu dan dapat berpotensi menularkan virus lebih cepat. Pada awal 2019, sebuah penelitian di Scientific Reports menunjukkan makin keras orang berbicara akan berpotensi menyemprotkan ludah, lendir, dan aerosol lebih banyak dari mulut mereka.

Baca juga: Netizen Anti Vaxxer Buat Meme Kritik Rencana Vaksinasi Covid-19 

Penelitian lain juga menjelaskan beberapa orang yang terinfeksi mungkin memiliki viral load lebih tinggi. Ini berarti air liur dan aerosol mereka mengandung konsentrasi partikel virus yang lebih tinggi.

Meski begitu, faktor lingkungan sekitar menjadi hal yang terpenting. Ruangan tertutup dengan orang-orang yang saling berdekatan dapat berdampak besar terjadinya superspreading.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini