Heboh 97 Ikan Paus Ditemukan Mati Terdampar di Pantai Terpencil

Anjasman Situmorang, Jurnalis · Senin 30 November 2020 17:45 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 30 612 2318969 heboh-97-ikan-paus-ditemukan-mati-terdampar-di-pantai-terpencil-ciCbdYeJIv.jpg Sebanyak 97 ikan paus pilot mati terdampar di pantai terpencil Samudera Pasifik. (Foto: Jemma Welch/DOC/IFL Science)

HAMPIR 100 ikan paus ditemukan mati di pantai terpencil Samudera Pasifik setelah terdampar massal. Departemen Konservasi Selandia Baru (DOC) mengetahui peristiwa ini pada tengah hari 22 November lalu.

Tim bergerak ke lokasi pukul 15.00 dan menemukan 97 ikan paus pilot beserta tiga lumba-lumba terdampar di Pantai Barat Waitangi, Kepulauan Chatham, Selandia Baru. Dari jumlah paus pilot tersebut, 26 di antaranya harus disuntik mati oleh staf DOC karena kelemahan ekstrem mereka.

Baca juga: Sedih, Anak Ikan Paus Langka Ditemukan Mati Terdampar Usai DilahirkanĀ 

"Hanya 26 paus yang masih hidup. Sebagian dari mereka tampak sangat lemah, dan harus dimusnahkan karena kondisi laut yang ganas dan hampir pasti ada hiu putih besar di dalam air," kata DOC Biodiversity Ranger, Jemma Welch, seperti dikutip dari IFL Science, Senin (30/11/2020).

Terletak 800 kilometer di lepas pantai Selandia Baru, Kepulauan Chatham menjadi rumah bagi 600 penduduk. Sumber makanan yang melimpah membuat banyak spesies laut menjadikan Chatham sebagai rumah mereka.

Meskipun sebenarnya jarang terlihat, tempat ini dikenal sebagai lokasi terdampar paus pilot, paus sperma, paus berparuh, dan berbagai spesies lumba-lumba. Pada 1918 misalnya, ada sekira 1.000 paus terbesar terdampar di pulau ini.

Baca juga: Lewati Batas Aman, 2 Pemain Kayak Hampir Ditelan Ikan Paus BesarĀ 

Frekuensi paus terdampar makin meningkat akhir-akhir ini. Para peneliti masih belum bisa mengungkap alasan di balik peristiwa tersebut. Namun, salah satu penjelasan yang mungkin adalah perubahan iklim mendorong sumber makanan lebih dekat ke pantai yang membuat paus salah belok.

Akibat dari Perubahan iklim seperti gelombang tinggi dapat mengelabui sistem navigasi paus. Merasa seakan-akan masih jauh, namun nyatanya mereka semakin mendekati wilayah pantai.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini