Hari AIDS Sedunia, Ini Bahaya Mengganti-ganti Obat bagi ODHA

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Selasa 01 Desember 2020 11:41 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 01 481 2319372 hari-aids-sedunia-ini-bahaya-mengganti-ganti-obat-bagi-odha-8UswbhuOUH.jpg Obat (Foto: Pixabay)

Orang dengan HIV/AIDS (ODHA) memiliki banyak tantangan besar dalam mengatasi penyakitnya. Salah satunya dengan akses obat yang masih terbatas untuk terus menjaga kesehatan tubuhnya. Sebagian ODHA bahkan harus berganti obat, sesuai dengan yang tersedia.

Perempuan Orang dengan HIV AIDS (ODHA) sekaligus Ketua Badan Pengurus Ikatan Perempuan Positif Indonesia (IPPI), Baby Rivona mengatakan, konsumsi obat yang berganti-ganti dapat menimbulkan masalah besar di kemudian hari.

 HIV/AIDS

“Akan terjadi resistensi dengan obat tersebut. Dan nantinya jika telah terjadi resistensi makan akan menimbulkan reinfeksi,” ujar Baby, dalam Press Conference HARI AIDS Sedunia 2020: Penanggulangan AIDS Auto-Pilot, Selasa (1/12/2020).

Resistensi obat tersebut akan merugikan dalam jangka panjang. Sebab nantinya kalau diberi obat dengan kombinasi tersebut maka menjadi tidak mempan lagi. Oleh sebab itu obat HRV itu adalah harga mati bagi para penderitanya.

Selain itu ketersedian testing HIV/AIDS di tanah air juga masih belum merata. Ini menjadi salah satu masalah yang dihadapi pemerintah selama bertahun-tahun dalam upaya penanggulangan HIV di Tanah Air.

Baca juga: Diketekin, Harga Tas Nagita Slavina Bisa untuk DP Rumah!

“Untuk alat testing aja sangat sulit. Untuk memeriksa, mereka akan lebih mudah memeriksa jika berada di kota. Saya mengontrol diri selama 17 tahun, kalau misal hal ini penaggulangan HIV AIDS tidak dipromosikan, maka akan menjadi program yang itu-itu saja,” tuntasnya.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini