Cegah Anemia, 5 Jenis Nutrisi Ini Bantu Tingkatkan Produksi Sel Darah Merah

Wilda Fajriah, Jurnalis · Selasa 01 Desember 2020 13:47 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 01 481 2319470 cegah-anemia-5-jenis-nutrisi-ini-bantu-tingkatkan-produksi-sel-darah-merah-W40Sz5TJKe.jpg Ilustrasi (Foto: Smithsonian Magazine)

Apakah Anda sering merasa sangat lelah bahkan setelah tidur nyenyak di malam hari? Jika Anda sering mengalami kondisi ini, maka itu bisa menjadi tanda kondisi medis serius yang disebut anemia, yang secara umum berarti jumlah sel darah merah Anda rendah.

Sel darah merah bertanggungjawab untuk mengangkut oksigen ke bagian lain dari tubuh dan ketika jumlahnya sedikit, tubuh Anda harus bekerja lebih keras untuk mengirimkan oksigen ke seluruh tubuh. Hal ini dapat membuat Anda berisiko mengalami komplikasi seperti depresi, persalinan prematur, risiko tinggi infeksi, dan lainnya.

Untuk mengatasi masalah ini secara alami, sertakan nutrisi yang membantu dalam produksi sel darah merah. Melansir Times of India, berikut 5 nutrisi yang harus menjadi bagian penting dari diet Anda.

Makanan kaya zat besi

Kekurangan zat besi merupakan penyebab umum anemia dan untuk mengatasinya termasuk lebih banyak makanan kaya zat besi. Nutrisi ini membantu meningkatkan produksi hemoglobin, protein yang ditemukan pada sel darah merah, yang pada gilirannya meningkatkan jumlah sel darah merah.

Daging merah, polong-polongan, telur, kacang-kacangan dan buah-buahan kering adalah beberapa sumber zat besi yang umum.

Folat

Folat adalah salah satu jenis vitamin B yang dibutuhkan untuk membuat sel darah merah dan putih di sumsum tulang. Suplemen folat dikenal sebagai asam folat. Tubuh kita menggunakan folat untuk menghasilkan heme, komponen penting dari hemoglobin. Kekurangan nutrisi ini dapat mencegah pematangan sel darah merah. Sayuran berdaun hijau seperti bayam, kacang polong dan lentil adalah beberapa sumber folat yang sangat baik.

Vitamin B-12

Vitamin B-12 memiliki peran penting dalam pembentukan sel darah merah. Kekurangan nutrisi ini dapat menyebabkan perkembangan sel darah merah yang tidak normal dan menghambat pertumbuhannya, yang disebut sebagai anemia megaloblastik. Nutrisi ini terutama terbentuk dalam produk susu dan sumber makanan hewani seperti daging merah, ikan, dan kerang. Selain itu sereal sarapan juga diperkaya dengan vitamin B12.

 Sel darah merah bertanggungjawab untuk mengangkut oksigen ke bagian lain dari tubuh.

Baca juga: Sering Konsumsi Apel di Tengah Pandemi Yuk, Ini Manfaatnya

Tembaga

Tembaga tidak secara langsung membantu produksi sel darah merah, tetapi membantu sel darah merah untuk mengakses zat besi, yang diperlukan untuk mereplikasi dirinya sendiri. Kurangnya asupan tembaga dapat mempersulit seluruh proses. Makan makanan kaya tembaga seperti kerang, ceri, dan ikan dapat membuat produksi sel darah merah menjadi mudah.

Vitamin C

Sama seperti tembaga, vitamin C juga tidak secara langsung memengaruhi produksi sel darah merah, tetapi meningkatkan penyerapan zat besi dalam tubuh. Memiliki makanan kaya vitamin C sangat penting ketika Anda mengonsumsi makanan nabati untuk memenuhi tingkat asupan zat besi Anda. Mengombinasikan makanan kaya vitamin C dengan zat besi dapat membantu tubuh Anda menyerap lebih banyak zat besi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini