Cek Fakta, Benarkah Aligner Lebih Efektif Ratakan Gigi Dibanding Behel?

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Rabu 02 Desember 2020 12:02 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 02 481 2320023 cek-fakta-benarkah-aligner-lebih-efektif-ratakan-gigi-dibanding-behel-jyoRuxe4Sj.jpg Ilustrasi (Foto : Timesofindia)

Kaum urban mulai menggunakan aligner dibandingkan behel untuk meratakan gigi. Alat bantu yang satu itu bahkan tak kasat mata, sehingga tak mengubah penampilan pemakainya.

Penggunaan behel sendiri pun masih banyak dipercaya masyarakat. Meski, pada kenyataannya ternyata menggunakan behel memerlukan perawatan yang cukup ekstra. Di masa pandemi ini, penggunaan behel malah menimbulkan kesulitan.

"Ya, kalau Anda menggunakan behel, ada jadwal khusus yang diberikan dokter gigi untuk konsultasi dan dikencangkan kembali behelnya. Nah, di masa pandemi, tidak banyak dokter gigi yang praktik," terang drg Deviana Maria dalam webinar beberapa waktu lalu.

Behel

Menjadi masalah pengguna behel, jika behelnya itu tidak dikencangkan, maka tidak akan terjadi pergeseran gigi. Sebab, behel hanya bisa 'bekerja' jika dilakukan tindakan pengencangan oleh si dokternya. "Semakin lama Anda menunda ke dokter gigi, maka tidak ada perubahan yang terjadi pada gigi Anda," sambungnya.

Baca Juga : 3 Makanan yang Harus Anda Hindari Setelah Pasang Behel

Beda dengan menggunakan aligner. Dikatakan drg Deviana, penggunaan aligner gigi itu selain tidak adanya masalah perubahan estetika di gigi Anda karena alatnya transparan, pengguna tidak perlu mendatangi dokter giginya.

"Jadi, pergantian aligner setiap 7 hari bisa dilakukan sendiri di rumah karena alat sudah di sesuaikan oleh bentuk gigi dan perubahan yang diharapkan. Tentunya ini pun meminimalisir Anda mengunjungi fasilitas kesehatan di masa pandemi," katanya.

Behel

Selain itu, penggunaan aligner juga hasilnya diyakini lebih cepat terlihat. Ini bisa terjadi karena pengguna diberikan informasi bagaimana cara kerja aligner itu sendiri dan perawatannya.

"Terkait dengan cara penggunaannya, aligner pun mudah sekali. Pengguna hanya tinggal melepaskannya saat ingin makan dan tidur. Beda dengan behel, saat makan pengguna biasanya akan mencari tusuk gigi untuk membersihkan sisa makanan yang tersangkut di behel," tambah drg Deviana.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini