Alasan Orang Positif Covid-19 Tak Lapor Diri

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Kamis 03 Desember 2020 09:58 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 03 481 2320716 alasan-orang-positif-covid-19-tak-lapor-diri-oe5Rd7eNcf.jpg Ilustrasi (Foto : Medicaldaily)

Pandemi Covid-19 masih belum mereda, termasuk di Indonesia. Bahkan penambahan kasus positif Covid-19 pecah telur hingga lebih dari 6 ribu orang per hari. Kenaikan kasus Covid-19 ini juga disebabkan oleh keengganan masyarakat dalam melapor.

Ya, saat ini sebagian orang yang terinfeksi Covid-19 memilih untuk diam. Alhasil keengganan untuk melaporkan tersebut memiliki potensi untuk menjadi silent spreader. Lantas mengapa masayarakat memilih untuk enggan melaporkan kondisi kesehatannya?

Psikolog Klinis sekaligus Founder Kesehatan Mental Sadar_diri, Hersa Aranti mencoba menjawab mengenai fenomena yang berkembang di masyarakat. Menurutnya keengganan untuk melaporkan diri berasal dari kekhawatiran dalam diri masyarakat.

“Biasanya ada kekhawatiran terkait dengan stigma masyarakat. Misalnya jika terjadi penularan, bisa saja dianggap sebagai pihak yang 'tidak patuh protokol' hingga bisa tertular,” terang Hersa, saat diwawancarai Okezone, Kamis (3/12/2020).

Baca Juga : 4 Cara Mencegah Penularan Covid-19 di Kantor, Dicoba Yuk

Stigma negatif dari masyarakat inilah yang membuat situasi Covid-19 di Indonesia semakin memburuk. Sebab bila stigma negatif ini semakin kuat dalam masyarakat, maka bisa menimbulkan bahaya yang membuat Covid-19 semakin sulit dicegah.

“Padahal jika menutupi kondisi diri dari Covid-19, memang bisa menjadi berbahaya ya. Sebab orang yang sempat kontak dengan yang terinfeksi menjadi tidak aware,” tuntasnya.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini