AIMI Surati Menkumham Bela Hak Vanessa Angel Menyusui Baby Gala

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Kamis 03 Desember 2020 13:03 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 03 481 2320832 aimi-surati-menkumham-bela-hak-vanessa-angel-menyusui-baby-gala-E4QfHGywwQ.jpg Vanessa Angel (Foto : Instagram/@vanessaangelofficial)

Vanessa Angel menekam di Rutan Pondok Bambu selama 3 bulan karena kasus penyalahgunaan narkotika. Kondisi ini membuatnya mesti terpisah dengan anaknya, Gala Sky Ardiansyah.

Selama di bui, ternyata baby Gala dikabarkan sakit. Hal ini disampaikan suami Vanessa Angel, Bibi Ardiansyah. Tentu, hal tersebut membuat Bibi maupun Vanessa khawatir.

Di sisi lain, organisasi bernama Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) menilai hak Vanessa Angel dalam memberikan ASI ekslusif ke anaknya terkungkung. Karena itu, AIMI menyurati Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham).

"Proses menyusui saat menjalani pidana tetap memiliki kelemahan, bukan saja karena keterbatasan negara dalam memfasilitasi kebutuhan ibu menyusui dan bayi, namun lembaga pemasyarakatan bukanlah tempat yang ideal bagi kebutuhan ibu dan bayi tersebut," bunyi pernyataan AIMI di Instagram resminya, @aimi_asi.

Vanessa Angel

Surat yang ditujukan untuk Menkumham tersebut dilayangkan pada 27 Noveber 2020. Tembusan surat tersebut adalah Kementerian Kesehatan. Inti dari surat itu terkait pertimbangan penerapan hukuman bagi ibu yang sedang dalam tahao menyusui bayinya, dalam hal ini terkait juga dengan kasus yang menimpa Vanessa Angel (VA).

"Semoga surat ini dapat memberikan pertimbangan wacana baru yang juga berlaku untuk kasus-kasus lainnya yang melibatkan narapidana perempuan yang memiliki bayi yang sedang dalam proses menyusui," terang AIMI.

Baca Juga : Suami Vanessa Angel Pakai Daster Demi Susui Baby Gala, Netizen: Semangat Pejuang Keluarga

AIMI pun menjelaskan bahwa ibu menyusui dan bayinya di manapun Anda berada dan dalam situasi apapun (bahkan di berbagai kondisi krisis seperti bencana, perang, atau dalam situasi sebagai tahanan), berhak untuk mendapatkan dukungan dan perlindungan menyusui yang sebaik-baiknya dengan tetap mempertimbangkan aspek hukum yang berlaku.

Surat AIMI untuk Menkumham ini kemudian ramai dibahas di jagat maya. Banyak netizen mendukung langkah ini.

"AIMI sungguh-sungguh membela hak anak mendapat yang terbaik di awal kehidupannya. Harus kita dukung bersama! Apapun masalah si ibu, anak tidak layak jadi korban ikutan. Justru anak yang sehat dan kuat memperbaiki keutuhan keluarga," terang @drtanremanlay.

"Semoga dimudahkan. Kebayang dong pumping di penjara? Pumping di rumah saja ribet, belum cuci botol, sterilizer, pendingin, dan harus steril juga tempatnya. Semoga anaknya tetap dapat hak ASI," kata @ildaas***.

Vanessa Angel

Di sisi lain, ada netizen yang berkomentar seperti ini, "Jadi, (dengan surat) ini minta VA dibebaskan?" tanya @anty****. AIMI pun merespon pertanyaan tersebut:

"Dibebaskan dari vonis hukum tentu tidak. Kegiatan advokASI terkait hak menyusui bagi para narapidana perempuan pilihan output-nya bisa bermacam-macam sesuai status hukum napi. Untuk yang vonisnya ringan bisa berupa penangguhan penahanan, bisa penahanan rumah sementara, dan mekanisme-mekanisme hukum lainnya."

AIMI melanjutkan, "Untuk langkah yang lebih serius di jangka panjang, misalnya pemerintah bisa mengupayakan pengadaan lapas khusus yang akomodatif agar ibu dan bayi bisa bersama-sama untuk periode tertentu hingga sang bayi bisa dipisahkan dari ibunya. Ada banyak langkah perbaikan penanganan yang bisa dipertimbangkan bersama-sama oleh lembaga-lembaga terkait."

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini