Makan Telur Rebus Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Benarkah?

Diana Rafikasari, Jurnalis · Kamis 03 Desember 2020 22:13 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 03 481 2321273 makan-telur-rebus-bikin-tidur-lebih-nyenyak-benarkah-Hulh2N23nu.jpg Telur rebus. (Foto: Oneuponchef)

MENGONSUMSI telur rebus ternyata bisa membuat tidur lebih nyenyak. Alasannya, telur bersama ikan dan kacang-kacangan adalah salah satu sumber makanan tinggi melatonin yang telah terbukti membantu orang untuk tidur dan tetap tertidur.

"Kekurangan vitamin dan mineral seperti vitamin B1, folat, fosfor, magnesium, besi, seng, dan selenium dapat mempersingkat durasi tidur. Selain itu, asupan vitamin D yang rendah dikaitkan dengan kesulitan mempertahankan tidur," jelas ahli diet Sharon Natoli, seperti dinukil dari News.com.au, Kamis (3/12/2020).

Baca juga: Keseringan Makan Telur Rebus Bisa Bikin Kolesterol Naik? 

"Semua nutrisi ini ditemukan dalam telur. Telur juga menjadi sumber folat yang sangat baik. (Sebanyak) 49 persen direkomendasikan asupan harian per sajian dua telur, vitamin B12 40 persen RDI per sajian, dan selenium 59 persen RDI per sajian," lanjutnya.

Telur. (Foto: Okezone)

Dua jam sebelum tidur adalah waktu yang tepat untuk makan telur rebus. Natoli menyarankan telur rebus adalah camilan ringan yang sempurna. Makan telur sebagai camilan ringan sebelum tidur daripada memakannya sebagai bagian dari makanan besar menjelang waktu tidur adalah yang terbaik.

Baca juga: Resep Roti Lapis Telur Rebus Praktis untuk Sarapan 

"Hindari memakannya dengan makanan lain yang mungkin tinggi lemak jenuhnya, seperti kue, atau dengan makanan manis karena asupan tinggi lemak jenuh dan gula dapat menurunkan kualitas tidur secara keseluruhan. Makan makanan besar menjelang waktu tidur juga dapat berdampak negatif pada kualitas tidur," paparnya.

Efek telur pada kualitas tidur paling bermanfaat bagi mereka yang sulit tidur yakni menyebabkan kantuk. Jika status gizi seseorang buruk atau kadar melatoninnya rendah, makan telur dapat membantu mereka meningkatkan kualitas tidur dengan membantu memperbaiki kedua area ini.

Sebagaimana dinyatakan dalam Pedoman Diet Australia, tampaknya tidak ada peningkatan risiko kesehatan yang terkait dengan konsumsi telur. Bukti terbaru menunjukkan bahwa konsumsi telur setiap hari tidak terkait dengan peningkatan risiko penyakit jantung koroner.

"Saya merekomendasikan telur dimakan sebagai bagian dari diet seimbang yang sehat termasuk berbagai makanan dari kelompok makanan daging atau ikan atau unggas atau kacang-kacangan atau biji-bijian," pungkasnya.

Baca juga: Suka Sarapan Telur Rebus Sebelum WFH, Apa Sih Manfaatnya? 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini