Unik! Hunian Pusat Kota Ini seperti Hutan, Ditumbuhi Ribuan Pohon dan Semak

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Kamis 03 Desember 2020 09:11 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 03 612 2320686 unik-hunian-pusat-kota-ini-seperti-hutan-ditumbuhi-ribuan-pohon-dan-semak-8bcLehicBO.jpg Hutan vertikal di pusat Kota Milan, Italia. (Foto: Boeri Studio/Oddity Central)

DI pusat Kota Milan, Italia, terdapat bangunan gedung tempat tinggal yang sangat unik. Hunian ini terdiri dari dua menara setinggi 80 dan 112 meter yang ditutupi tanaman serta pepohonan. Alhasil, bangunan berkesan itu pun diberi nama hutan vertikal.

Bangunan bernama Bosco Verticale ini didesain oleh tim arsitek dari Boeri Studio. Bangunan dirancang sebagai rumah bagi pepohonan yang juga menampung manusia serta beberapa jenis burung. Bangunan ini diresmikan pada Oktober 2014, di daerah Porta Nuova Isola Milan, sebagai bagian dari proyek renovasi yang lebih luas.

Baca juga: Viral Pohon Terbakar Sendiri meski Hujan, Netizen: Bentar Lagi Ada yang Bawa Sesajen 

Mengutip dari Oddity Central, Kamis (3/12/2020), kedua menara tersebut memiliki total 800 pohon yang terdiri dari 480 pohon pada tahap pertama dan 320 pohon kecil di tahap kedua. Ada pula 15.000 tanaman keras atau tanaman penutup tanah serta 5.000 semak.

Luasnya yang hampir 30.000 meter persegi dengan hutan dan semak belukar yang terkonsentrasi di 3.000 meter persegi permukaan perkotaan. Selain itu vegetasi tidak hanya untuk pemandangan, tetapi juga sebagai sarana hiburan penghuninya.

"Tidak seperti fasad mineral pada kaca atau batu, tanaman tidak memantulkan atau memperbesar sinar matahari tetapi menyaringnya. Sehingga menciptakan iklim mikro internal yang ramah tanpa efek berbahaya pada lingkungan. Pada saat yang sama, tanaman mengatur kelembapan, menghasilkan oksigen, serta menyerap CO2 dan mikropartikel," jelas Boeri Studio.

Konsep unik ini mendapat dukungan dari para penghuni yang telah tinggal di dua menara tersebut selama bertahun-tahun. Vegetasi dinilai memberi efek positif kepada mereka.

Baca juga: Menakjubkan, Begini Penampakan Pohon Berusia 1.400 Tahun Warisan Kaisar 

"Saya telah tinggal di sini sejak pembukaan. Rasanya kita tidak tinggal tepat di tengah-tengah Milan yang sibuk, di mana semuanya berjalan cukup cepat. Memiliki tanaman ini tepat di teras, pohon asli, tentu berdampak positif pada hidup saya," terang salah satu penghuni bernama Simona Pizzi.

Menurut dia, kehadiran tanaman tersebut menurunkan suhu ketika musim panas dan rasanya menghasilkan iklim mikro yang sangat menyenangkan. Terbukti pada musim dingin, para warga di tempat itu menggunakan lebih sedikit pemanas untuk mencegah efek rumah kaca. Sementara di musim panas, menggunakan lebih sedikit AC karena udaranya lebih sejuk.

Konsep ini tentunya bukan hal baru, ada beberapa bangunan serupa yang telah dibangun di masa lalu, seperti Edificio Santalaia yang merupakan bangunan tertutup tumbuhan di tengah Bogota, Kolombia. Ada juga kompleks perumahan Taman Hutan Kota Qiyi di Chengdu, China.

Namun, tidak semua konsep berjalan sukses. Salah satunya Taman Hutan Kota Qiyi yang baru-baru ini menjadi berita utama internasional setelah menjadi hutan yang tidak terawat dan terinfeksi nyamuk.

Baca juga: 5 Manfaat Terapi Hijau, Salah Satunya Bisa Mengatasi Stres 

Kesuksesan Bosco Vericale ini juga berkat adanya Flying Gardeners atau tim khusus pemanjat arborists yang setahun sekali turun dari atap kedua menara. Mereka menggunakan teknik pendakian gunung untuk melakukan pemangkasan, pemeliharaan rutin, atau penggantian apa pun yang diperlukan di tanaman.

Beberapa tahun setelah peresmiannya, bangunan ini juga menjadi rumah bagi sejumlah serangga hewan. Termasuk sekira 1.600 spesimen burung dan kupu-kupu yang semuanya hidup harmonis dengan manusia.

Baca juga: Begini Penampakan Pohon Paling Kesepian di Dunia, Sudah Ada Sejak Zaman Dinosaurus 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini