9 Tips Diet untuk Penderita Hipertensi

Muhammad Ali Hafizhuddin, Jurnalis · Jum'at 04 Desember 2020 17:48 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 04 481 2321837 9-tips-diet-untuk-penderita-hipertensi-78RZmPEStf.jpg (Foto: TimesofIndia)

Diet merupakan hal yang cukup penting dalam kehidupan. Apalagi di saat kita jarang berolahraga, mengonsumsi banyak makanan tanpa berolahraga dapat menimbulkan kegemukan atau malah obesitas.

Namun, ketika seseorang didiagnosis dengan hipertensi, itu bisa sangat membingungkan dalam hal pembatasan diet dan perubahan gaya hidup. Kebanyakan orang mendapat kesan bahwa mengurangi asupan garam adalah hal yang diperlukan untuk mengendalikan hipertensi.

Mengutip dari Thehealthsite, Dr Nandita Shah, ahli homeopati terkemuka dan Neha Chandna, ahli gizi memberikan masukan tentang makanan yang harus Anda hindari, dan makanan yang harus Anda masukkan ke dalam makanan Anda untuk mengendalikan hipertensi Anda.

Berikut adalah 9 tips untuk melakukan diet yang baik bagi penderita hipertensi.

1. Kurangi asupan produk hewani
Kurangi asupan semua produk hewani seperti daging, ikan, telur, unggas dan susu. Makanan ini sarat dengan lemak hewani, lemak ini diserap lebih cepat daripada lemak nabati dalam tubuh kita, sehingga pembentukan plak lebih cepat.

2. Kurangi konsumsi minyak, margarin, dan lain-lain

Lemak yang terdapat pada tumbuhan tidak begitu berbahaya dibandingkan lemak hewani, tetapi tetap saja dapat menyebabkan kerusakan pada tubuh. Jika Anda merasa bahwa minyak adalah bagian penting dari makanan Anda, maka Anda dapat memilih untuk makan kacang-kacangan karena kandungan seratnya mengurangi kecepatan pelepasan lemak ke dalam tubuh.

3. Hindari semua makanan olahan

Makan makanan rumahan paling baik untuk kesehatan Anda. Makanan kemasan biasanya sarat dengan lemak. Ini biasanya dilakukan oleh produsen untuk meningkatkan umur simpan mereka.

4. Batasi asupan

Usahakan untuk tidak mengonsumsi lebih dari 1 sdt (6 gram garam) / hari. Gunakan herba seperti merica, bubuk jeera, oregano, serpihan cabai, jus lemon, dan lain-lain untuk menambah rasa pada makanan Anda. Hindari makanan olahan seperti roti, biskuit, saus tomat, pilihan makanan siap saji, daging kaleng, dan lain-lain karena mengandung garam.

5. Batasi kopi

karena merupakan stimulan dan dapat meningkatkan detak jantung dan tekanan darah Meskipun efek kopi bersifat sementara, namun berpengaruh pada pasien hipertensi. Cobalah minum kopi sesekali.

 Diet merupakan hal yang cukup penting dalam kehidupan.

Baca juga: Kesal dengan Komedo di Hidung? Ini 5 Cara Rumahan untuk Menghilangkannya

6. Perbanyak buah dan sayuran

Mereka memiliki efek berlawanan dengan natrium dan mencegah retensi air, sehingga mengurangi tekanan darah. Pastikan untuk memasukkan 3-4 buah dan 4-5 porsi sayuran dalam sehari. Cobalah mengonsumsinya secara utuh, yang berarti Anda harus menghindari mengupas buah dan sayuran, sedapat mungkin.

7. Sertakan gandum utuh, biji-bijian ke dalam makanan Anda

Serat yang terkandung dalam makanan 'utuh' membantu memecah kolesterol yang tersimpan di arteri, membuat darah lebih cair dan mengalir bebas dengan melepaskan lemak dengan sangat lambat ke dalam aliran darah.

8. Dapatkan cukup vitamin

Mengonsumsi makanan yang diperkaya nutrisi seperti susu, sereal, yoghurt dan lain-lain karena kekurangan vitamin D dapat mempengaruhi tekanan darah karena berperan penting dalam metabolisme kalsium. Kalsium penting untuk kontraksi otot polos normal.

9. Pilih lemak baik

seperti minyak zaitun, minyak ricebran, ikan dan biji rami dengan asam lemak omega 3 karena mereka mencegah penambahan berat badan dan membantu menjaga tekanan darah normal. Hindari gorengan, ghee, mentega, dan margarin.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini