Benarkah Tidur Nyenyak Bisa Membantu Mencegah Gagal Jantung?

Diana Rafikasari, Jurnalis · Selasa 08 Desember 2020 22:29 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 08 481 2324157 benarkah-tidur-nyenyak-bisa-membantu-mencegah-gagal-jantung-hLv8Kp9ZmO.jpg Ilustrasi tidur nyenyak. (Foto: Medicalnewstoday)

Dalam penelitian tersebut, Tim Qi menggunakan data pada lebih dari 400.000 orang dewasa Inggris yang mengambil bagian dalam penelitian kesehatan jangka panjang.

Pada awalnya ketika mereka berusia antara 37 dan 73 tahun, para peserta menjawab pertanyaan tentang rutinitas tidur.

Baca juga: Jangan Takut, Gagal Jantung Bisa Dicegah dengan Cara IniĀ 

Para peneliti memberi setiap orang skor tidur sehat dari 0 sampai 5, berdasarkan jumlah kebiasaan sehat yang mereka laporkan. Lebih dari satu dekade, 5.221 peserta studi didiagnosis dengan gagal jantung atau kondisi kronis di mana otot jantung tidak dapat lagi memompa cukup efisien untuk memenuhi kebutuhan tubuh.

Secara keseluruhan, Tim Qi menemukan orang yang melaporkan kelima kebiasaan tidur yang sehat, 42 persen lebih kecil kemungkinannya untuk mengalami gagal jantung daripada orang yang melaporkan tidak satu pun atau hanya satu.

Baca juga: Penderita Gagal Jantung Diminta Hindari StresĀ 

Tentu saja orang yang tidur dengan nyenyak umumnya juga sadar akan kesehatan. Jadi, Tim Qi memperhitungkan kebiasaan olahraga, diet, merokok dan minum, serta kondisi medis seperti diabetes serta tekanan darah tinggi. Mereka juga memperhitungkan tingkat pendidikan masyarakat dan pendapatan rumah tangga.

Tidur yang sehat tetap dikaitkan dengan risiko gagal jantung yang lebih rendah. Penemuan ini dipublikasikan secara daring pada 16 November di Circulation Journal.

"Tidur tujuh sampai delapan jam lebih baik dari lima atau enam jam," tutup Qi.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini