Yuk Konsumsi Kayu Manis, Bisa Cegah Sakit Jantung dan Alzheimer Lho

Diana Rafikasari, Jurnalis · Rabu 09 Desember 2020 19:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 09 481 2324301 yuk-konsumsi-kayu-manis-bisa-cegah-sakit-jantung-dan-alzheimer-lho-ljoXRXQ0iq.jpg Minuman kayu manis. (Foto: Azerbaijan Stock/Freepik)

KAYU manis atau cinnamomum adalah bagian dari rempah-rempah. Kayu manis termasuk jenis rempah-rempah yang dihasilkan dari kulit bagian dalam pohon yang kering, sangat beraroma, manis, dan pedas.

Dikutip dari Express, Rabu (9/12/2020), pakar kesehatan menyatakan dengan menambahkan lebih banyak kayu manis ke dalam makanan bisa menurunkan risiko alzheimer dan penyakit jantung. Sejumlah penelitian telah membandingkan bumbu yang kuat dengan kayu manis yang mengungguli superfood seperti bawang putih dan oregano.

Baca juga: Rebusan Kayu Manis Bantu Turunkan Berat Badan, Begini Resepnya 

Dari pengendalian diabetes hingga melindungi kesehatan jantung, kayu manis bisa menjadi obat untuk membantu meningkatkan umur panjang. Kayu manis telah dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung, penyebab kematian dini paling umum di dunia.

Kayu manis membantu mengurangi kadar kolesterol total, kolesterol LDL atau jahat dan trigliserida, sementara kolesterol HDL atau baik tetap stabil. Kayu manis juga terbukti membantu mereka yang menderita tekanan darah tinggi serta mengurangi risiko kondisi terkait usia, termasuk penyakit alzheimer.

Kayu manis

Dengan begitu banyak manfaat kesehatan yang diberikan, tidak heran para ahli memuji rempah-rempah ini sebagai obat ampuh untuk meningkatkan umur panjang. Dalam studi yang dipublikasikan di US National Library of Medicine National Institutes of Health, ekstrak kayu manis dalam membantu mengurangi penyakit alzheimer masih terus diteliti.

Ekstrak air kayu manis ceylon (cinnamomum zeylanicum) ditemukan untuk menghambat agregasi tau dan pembentukan filamen, ciri khas penyakit alzheimer (AD). Sebuah molekul trimer proanthocyanin terkait-A dimurnikan dari ekstrak dan terbukti mengandung proporsi yang signifikan dari aktivitas penghambatan.

Baca juga: Mengenal Manfaat Kayu Manis untuk Rambut, Pakai Secara Teratur Ya 

Pengobatan dengan polivinilpirolidon secara efektif menghabiskan semua proanthocyanin dari larutan ekstrak dan menghilangkan sebagian besar, tetapi tidak semua, aktivitas penghambatan. Sisa aktivitas penghambatan dapat dikaitkan dengan cinnamaldehyde.

Penelitian ini menunjukkan bahwa senyawa endogen untuk kayu manis bermanfaat untuk AD itu sendiri atau dapat memandu penemuan terapi potensial lainnya jika mekanisme kerjanya dapat dilihat.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Diabetes Care pada 2003 menunjukkan bahwa kayu manis cassia (kulit kayu manis) meningkatkan glukosa darah dan kadar kolesterol pada penderita diabetes tipe 2 dan dapat mengurangi faktor risiko yang terkait dengan diabetes dan penyakit kardiovaskular.

Baca juga: Ini 5 Alasan Gunakan Kayu Manis di Taman 

"Asupan harian hanya 1, 3, atau 6 gram terbukti mengurangi glukosa serum, trigliserida, LDL atau kolesterol jahat dan kolesterol total setelah 40 hari di antara 60 penderita diabetes paruh baya," tulis Diabetes.co.uk.

Sementara studi lain yang dilaporkan dalam Majalah Riset Pertanian edisi Juli 2000 menemukan bahwa mengonsumsi hanya 1 gram kayu manis per hari dapat meningkatkan sensitivitas insulin dan membantu mengelola atau membalikkan diabetes tipe 2.

Baca juga: 3 Menu yang Cocok Diminum Malam Hari untuk Turunkan Berat Badan 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini