Perempuan Ini Pecahkan Rekor Rambut Terbesar di Dunia, Diameter Nyaris 1,5 Meter!

Alfina Nur Hayati, Jurnalis · Rabu 09 Desember 2020 16:46 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 09 611 2324652 perempuan-ini-pecahkan-rekor-rambut-terbesar-di-dunia-diameter-nyaris-1-5-meter-YAI4tscphK.jpg Simone Williams (Foto : Instagram/@simonerellbess)

Seorang wanita asal Brooklyn, New York, bernama Simone Williams, berhasil memecahkan rekor dunia dari Guinness World Records. Hair style afro wanita ini dinyatakan rambut terbesar di dunia.

Simone memiliki rambut afro dengan tinggi mencapai 20,5 cm, lebar 22,5 cm, dan diameter  lebih dari 4 kaki 10 inci atau setara 147 cm. Afro sendiri sebutan untuk rambut keturunan Afrika-Amerika.

Melansir New York Post, dia terinspirasi dengan Aevin Dugas. Sebelumnya, rekor rambut afro terbesar di dunia dipegang Dugas selama delapan tahun terakhir, dengan lingkar lebih dari 4 kaki 4 inci. Kini, Simone resmi menggantikan Dugas.

Rambut Afro

“Aku mencari 'afro terbesar di dunia' di Google dan dia (Aevin Dugas) muncul, aku kagum," kata Simone kepada Guinness World Records, dikutip Okezone, Rabu (9/12/2020).

"Saat itu, aku tidak berpikir rambutku mendekati rambutnya. Dia inspirasiku! Tetapi aku senang melihatnya diakui dan ada kesempatan bagi orang lain diakui juga," ungkapnya.

Baca Juga : Tidak Potong Rambut Selama 15 Tahun, Wanita Ini Dijuluki Rapunzel

Pemilik akun Instagram @simonerellbess ini mengaku menumbuhkan rambut afro yang kini tidak tertandingi selama sembilan tahun. Dia jarang ke salon dan memilih perawatan alami, dengan menggunakan tiga jenis produk rambut agar afro miliknya tidak kusut.

"Aku mencuci rambut sekitar sekali seminggu, atau setiap dua minggu. Perlu enam jam mengeringkan rambutku tanpa hairdryer untuk menghindari kerusakan akibat suhu panas," jelasnya.

Simone sendiri terbiasa meluruskan rambut. Namun, pada umur 23 tahun, dia menerima model rambut aslinya dan membiarkannya tumbuh alami. Jika diperlukan, dia hanya mengeriting rambut atau mengikatnya menjadi top bun selama 10 menit hingga 1 jam.

"Aku memilih transisi ke rambut alamiku pada umur 23 tahun. Ini dimulai karena aku ingin menghemat uang ke salon untuk biaya pindah ke apartemen," tegasnya.

Rambut Afro

Memiliki rambut afro terbesar membuat Simone mendapatkan reaksi yang beragam saat berada di luar rumah. Sebagian orang memujinya, namun ada pula yang memberikan tatapan aneh dan bingung. Meskipun begitu, wanita ini bangga dengan rambutnya dan menganggapnya sebagai identitas.

“Sejak awal, rambut alamiku telah melalui perjalanan panjang. Aku melihatnya sebagai bagian dari gayaku,” pungkasnya.

Menurut sejarah, gaya rambut afro sangat lekat dengan kultur kulit hitam. Model rambut ini menjadi populer selama dekade 70-an. Kala itu, Afro dipopulerkan aktivis HAM kulit hitam, yang membiarkan rambutnya tumbuh panjang secara alami sebagai bentuk rasa bangga terhadap identitas dirinya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini