Ayah Sebut Melisha Idol Meninggal karena Pembengkakan Katup Jantung, Apa Bedanya?

Wisnu Yusep, Jurnalis · Kamis 10 Desember 2020 16:22 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 10 481 2325298 ayah-sebut-melisha-idol-meninggal-karena-pembengkakan-katup-jantung-apa-bedanya-Gs9WR32TgU.jpg Melisha Sidabutar. (Foto: Instagram)

KABAR duka datang dari salah satu kontestan Indonesian Idol Special Season 2020, Melisha Sidabutar. Perempuan Melisha Pricilla Sidabutar itu harus tutup usia pada 8 Desember silam, lantaran ada masalah di jantungnya.

Mounstar Sidaburar, ayah Melisha, menjelaskan Melisha tidak mengalami masalah setelah pulang dari Idol. Namun, 2 minggu berlalu kesehatan Melisha semakin mengalami penurunan.

"Awalnya dia lemah, setelah itu kita bawa ke Rumah Sakit cek darah. Semua normal, hanya ada tipes. Tapi karena sirkulasi udara di pernapasannya kurang bagus kita rontgen," kata dia kala ditemui di pemakaman Melisha.

Menurutnya, penyebab meninggalnya Melisha bukanlah pembengkakan pada jantung, tapi adanya masalah pada katup jantungnya. "Jantungnya bagus, semua bagus. Memang dia ada darah rendah, tapi ada pemekaran sedikit di katup jantungnya," tambah dia.

Lantas, apakah pemekaran atau pembengkakan katup jantung, adakah hubungannya dengan penyakit jantung? Memang, penyakit ini memang jarang diketahui masyarakat, namun akan sangat berbahaya jika didiamkan.

Penyakit katup jantung terjadi karena proses peradangan saat usia anak-anak. Peradangan yang tidak sembuh dengan baik dan sering terjadi berulang kali dapat menyebabkan hilangnya daya tahan tubuh.

Jika sudah terserang, maka katup jantung akan mengalami penyempitan bahkan hingga kebocoran. Namun hal yang paling sering dialami oleh seseorang adalah penyempitan katup jantung.

Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, dr. BRM Ario Soeryo Kuncoro, SpJP (K), FIHA mengatakan, ada beberapa gejala awal penyakit katup jantung. “Gejalanya sesak napas dan baru akan ketahuan ketika sudah berobat. Penyakit ini masih ditemukan di Indonesia yang angkanya masih cukup banyak. Sementara di luar negeri jumlahnya tidak banyak,” terang dr. Ari.

Bahkan, jika tak tertangani dengan baik, maka perlu dilakukan intervensi jantung. Dalam beberapa kasus, seseorang harus menjalani operasi katup untuk mengganti katup yang sudah rusak.

Namun Anda juga perlu waspada karena penyakit ini bisa saja timbul tanpa keluhan. Keluhan yang biasa dirasakan oleh seseorang adalah sesak napas, cepat lelah dan bengkak di kaki.

“Menyembuhkannya dengan cara pembedahan. Bedah dilakukan untuk memperbaiki katup sesuai dengan kerusakan yang dialami. Semakin berat maka biasanya katup akan diganti, bisa diganti katup dari metal atau sesuai pertimbangan,” tukas dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini