7 Penyebab Mata Panda, Bisa karena Dehidrasi Lho

Diana Rafikasari, Jurnalis · Kamis 10 Desember 2020 16:38 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 10 481 2325311 7-penyebab-mata-panda-bisa-karena-dehidrasi-lho-65I5t78xI5.jpg Ilustrasi mata panda. (Foto: Shutterstock)

MATA panda atau lingkaran hitam di bawah mata bisa dialami semua orang. Ada beberapa faktor yang menyebabkannya. Mulai sedang mengalami masalah kesehatan, kelelahan, kurang tidur, hingga dehidrasi.

Walaupun bisa dialami siapa saja, mata panda paling umum terjadi pada orang yang sudah tua. Mata panda memiliki kecenderungan genetik untuk kondisi hiperpigmentasi periorbital, berasal dari kelompok etnis nonkulit putih, karena warna kulit yang lebih gelap lebih rentan terhadap hiperpigmentasi di sekitar area mata.

Baca juga: Pernah Alami "Mata Panda"? Hilangkan dengan Cara Ampuh Ini 

Meskipun kelelahan merupakan penjelasan paling logis untuk kondisi ini, ada sejumlah faktor yang bisa menyebabkan munculnya mata panda. Dalam banyak kasus, mata panda tidak perlu dikhawatirkan dan tidak memerlukan penanganan medis.

Berikut ini sejumlah faktor penyebab mata panda, seperti dikutip dari Healthline, Sabtu (10/12/2020).

1. Dehidrasi

Dehidrasi adalah penyebab umum mata panda. Ketika tubuh tidak menerima jumlah air yang tepat, kulit di bawah mata mulai terlihat kusam dan mata terlihat cekung. Ini karena kedekatannya dengan tulang di bawahnya.

Mata panda

2. Kelelahan

Tidur berlebihan, kelelahan ekstrem, atau begadang beberapa jam setelah waktu tidur normal dapat menyebabkan lingkaran hitam terbentuk di bawah mata. Kurang tidur bisa membuat kulit menjadi kusam dan pucat sehingga jaringan gelap dan pembuluh darah di bawah kulit terlihat.

Kurang tidur juga dapat menyebabkan cairan menumpuk di bawah mata, membuat mata tampak bengkak. Akibatnya, mata panda yang Anda lihat sebenarnya adalah bayangan kelopak mata yang bengkak.

3. Usia

Penuaan alami adalah penyebab umum mata panda. Seiring bertambahnya usia, kulit menjadi lebih tipis. Anda juga kehilangan lemak dan kolagen yang dibutuhkan untuk menjaga elastisitas kulit. Saat kondisi ini terjadi, pembuluh darah gelap di bawah kulit menjadi lebih terlihat menyebabkan area di bawah mata menjadi gelap.

Baca juga: Sebabkan Komplikasi, Pasien Covid-19 Berisiko Alami Disfungsi Ereksi

4. Ketegangan mata

Menatap televisi atau layar komputer dapat menyebabkan ketegangan yang signifikan pada mata. Ketegangan ini dapat menyebabkan pembuluh darah di sekitar mata membesar. Akibatnya, kulit di sekitar mata bisa menjadi gelap.

5. Paparan sinar matahari berlebih

Paparan sinar matahari yang berlebihan dapat menyebabkan tubuh memproduksi melanin berlebih, pigmen yang memberi warna pada kulit. Terlalu banyak sinar matahari terutama untuk mata, dapat menyebabkan pigmentasi pada kulit di sekitarnya menjadi gelap.

Baca juga: Kesal Mata Panda Tak Kunjung Hilang? Coba Pakai 4 Bahan Masakan Ini 

6. Genetika

Sejarah keluarga juga berperan dalam mengembangkan mata panda. Ini bisa menjadi sifat bawaan yang terlihat sejak kecil, dan mungkin memburuk seiring bertambahnya usia atau perlahan menghilang. Kecenderungan kondisi medis lain seperti penyakit tiroid juga dapat menyebabkan mata panda.

7. Alergi

Reaksi alergi dan mata kering bisa memicu mata panda. Saat mengalami reaksi alergi, tubuh melepaskan histamin sebagai respons terhadap bakteri berbahaya. Selain menyebabkan gejala tidak nyaman termasuk gatal, kemerahan, dan mata bengkak, histamin juga menyebabkan pembuluh darah membesar dan menjadi lebih terlihat di bawah kulit.

Alergi juga dapat meningkatkan keinginan untuk menggosok dan menggaruk kulit yang gatal di sekitar mata. Tindakan ini dapat memperburuk gejala, menyebabkan peradangan, pembengkakan, dan pembuluh darah rusak. Hal ini dapat menghasilkan bayangan gelap di bawah mata.

Baca juga: Cara Menghilangkan Mata Panda Tanpa Krim 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini