Begini Faktor Risiko Pasien Covid-19 yang Alami Gejala Delirium

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Jum'at 11 Desember 2020 19:19 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 11 481 2326078 begini-faktor-risiko-pasien-covid-19-yang-alami-gejala-delirium-yF1WP3Zlg4.jpg Ilustrasi covid-19. (Foto: Freepik)

BELUM lama ini masyarakat dihebohkan dengan delirium yang disinyalir menjadi gejala baru covid-19. Namun sebenarnya delirium bukanlah hal baru, sebab sejak Juni 2020 sudah ada jurnal yang menjelaskan hubungan antara delirium dengan virus corona.

Dokter Relawan Covid-19, dr Muhammad Fajri Adda'i, menjelaskan bahwa anggapan delirium gejala baru adalah salah. Namun yang jelas delirium memang merupakan gejala dari covid-19. Delirium sendiri merupakan kondisi akut di mana terjadi perubahan kesadaran.

Baca juga: Mengenal Delirium, Gejala Baru Covid-19 yang Dialami Pasien Lansia 

Sama seperti penyakit lainnya, delirium juga memiliki faktor risiko yang meningkatkan seseorang makin berpotensi terkena penyakit covid-19.

"Ketika orang berusia lebih dari 75 tahun risiko akan meningkat 1,5 kali lipat. Lansia tinggal di nursing room atau tinggal dengan caregiver sehingga kesadarannya sudah menurun maka risikonya akan meningkat 1,2 kali lipat," terang dr Fajri ketika dikonfirmasi Okezone, Jumat (11/12/2020).

Ilustrasi delirium. (Foto: Freepik)

Selain itu ada risiko lain seperti orang yang menggunakan obat-obatan psikoaktif, maka risikonya 1,4 dari orang normal. Orang yang memiliki gangguan penglihatan, risikonya hampir 2 kali lipat. Orang dengan gangguan pendengaran risikonya 1,1 kali lipat.

Baca juga: Ini Gejala Delirium yang Dialami Pasien Covid-19 

"Orang yang sebelumnya mengidap stroke 1,5 kali lebih berpotensi mengidap delirium. Sama halnya dengan yang memiliki parkinson, maka 1,9 kali lipat berpeluang dibandingkan dengan orang yang tidak memiliki penyakit itu," paparnya.

Delirium juga berhubungan dengan lama tinggal di ICU. Risikonya bisa mencapai 1,7 kali lipat dan berhubungan dengan kematian sebesar 1,24 dibandingkan orang normal.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini