Demi Biaya Menikah, Pengantin Wanita Mengaku Derita Kanker Cari Sumbangan

Poppy Fadhilah, Jurnalis · Jum'at 11 Desember 2020 22:02 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 11 612 2325896 demi-biaya-menikah-pengantin-wanita-mengaku-derita-kanker-cari-sumbangan-gUTBL2Q172.jpg Pengantin wanita mengaku kanker demi biaya nikah (Foto : Foxnews)

Demi biaya menikah, orang bisa melakukan apa saja. Seperti seorang pengantin wanita di Inggris melakukan tindakan ekstrim untuk mendapatkan dana sumbangan untuk pernikahannya.

Menurut situs berita Inggris Mirror, Toni Standen (29) dilaporkan berpura-pura menderita kanker stadium akhir dan menerima lebih dari 11 ribu dolar Amerika dari teman dan keluarga.

Donasi dikumpulkan setelah Standen mengatakan dia ingin ayahnya yang menderita kanker mengantarnya ke altar sebelum salah satu dari mereka meninggal. Dia bahkan terus mencukur rambutnya.

Pengantin Wanita

Tapi, kecurigaan muncul saat hari pernikahan yang dihadiri 150 orang itu. Standen terlihat banyak energi dan tidak tersentuh oleh video peninggalan ayahnya yang meninggal sebelum hari besar itu. Setelah itu, Standen pergi berbulan madu ke Turki tanpa masalah.

Baca Juga : So Sweet, Pasangan Ini Mendadak Viral karena Berjualan Sate untuk Biaya Nikah

Pada awal 2020, Standen mengaku hanya punya 2 bulan harapan hidup. Dan pada bulan Februari, akun Facebook-nya membagikan sebuah posting yang mengatakan dia telah meninggal. Tapi dia kemudian membantah dan bilang akunnya diretas.

Sebulan kemudian, Standen melakukan perjalanan ke 5 negara Eropa. Kemudian pada bulan April, Standen mengklaim telah tertular virus corona. Menurut Cancer Core Europe, penderita kanker dapat memiliki risiko standar atau tinggi untuk penyakit pernapasan.

Setelah itu, dua teman yang tidak disebutkan namanya menemui Standen bertanya apakah dia benar-benar menderita kanker.

“Kami meneleponnya untuk percakapan tiga arah dan merekamnya. Kami langsung bertanya kepadanya: Apakah Anda benar-benar menderita kanker?" ujarnya.

Pengantin Wanita

“Dia mulai menangis dan mengakui itu semua bohong. Kami mengakhiri panggilan dan langsung menelepon polisi." jelas mereka.

Standen kemudian mengaku bersalah atas penipuan dan representasi palsu di Pengadilan Magistrat Chester pada akhir November. Hakim distrik Nicholas Sanders telah memerintahkan Standen untuk membayar kembali para donornya. Mirror juga melaporkan bahwa suami Standen, James (52) nampak menghadiri pengadilan istrinya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini