Menkes Terawan Ingin Ortopedi di Indonesia Naik Kelas

Sabtu 12 Desember 2020 16:13 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 12 481 2326424 menkes-terawan-ingin-ortopedi-di-indonesia-naik-kelas-dLA3DW1mpt.jpg Menkes Terawan. (Foto: Okezone)

MENTERI Kesehatan Terawan Agus Putranto berkunjung ke Rumah Sakit Ortopedi Prof. Dr. R. Soeharso yang berlokasi di Solo, Jawa Tengah. Menkes Terawan berharap bahwa orang berduyun-duyun datang ke rumah sakit bukan cuma untuk menjadi pasien yang bermasalah dengan tulang, otot dan sebagainya. 

“Orang yang (datang) sakit untuk direhabilitasi atau dioperasi sekarang berubah jadi men-support orang-orang agar tetap sehat, tetap bisa melakukan olahraga dengan baik dan tidak jadi pasien ortoperdi,” kata Menkes Terawan lewat keterangan resminya.

Kementerian Kesehatan bahkan tengah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mewujudkan rencana itu. Mulai dari persiapan anggaran hingga perencanaan teknisnya. 

“Mumpung saya yang jadi Menkes-nya, muda-mudahan disetujui. Dirjen Yankes dengan Dirjen dari Kemenpora biar yang menyiapkannya,” tuturnya.

Baca Juga: Mengenal Delirium, Gejala Baru Covid-19 yang Serang Lansia

terawan

Menkes Terawan juga mengimbau ke seluruh jajaran tenaga medis di RS Ortoperdi untuk rajin-rajin melakukan riset. Dari kerja-kerja riset, maka bakal lahir terobosan baru dalam intervensi medis.

“Kan yang sekarang ini dilihat tulangnya sudah benar, selesai. Padahal ototnya sudah benar belum. Jaringannya sudah bener belum sehingga kita bisa melakukan evaluasi sehingga teknik-teknik operasinya menjadi lebih betul, lebih canggih lebih baik di kemudian hari,” ujarnya. 

 

Menkes Terawan pun meresmikan Gedung Pelayanan Pengujian dan Kalibrasi serta Gedung Penunjang Pelayanan Loka Pengamanan Fasilitas Kesehatan (LPFK). Lahirnya faskes ini sebagai upaya menjamin keselamatan, keamanan, dan kenyamanan masyarakat pada peralatan kesehatan melalui pengujian atau kalibrasi.

“Semoga dengan adanya bangunan gedung baru maka pelayanan pengujian/kalibrasi alat kesehatan akan semakin meningkat, sehingga diharapkan secara menyeluruh mutu pelayanan kesehatan di Fasilitas Pelayanan Kesehatan akan lebih terjamin,” ucapnya

Baca Juga: Mengenal Delirium, Gejala Baru Covid-19 yang Dialami Pasien Lansia

Dirjen Pelayanan Kesehatan Kemenkes Abdul Kadir memastikan, dari sisi aspek perencanaan teknis, bangunan gedung Pelayanan Pengujian & Kalibrasi serta bangunan gedung Penunjang Pelayanan telah memenuhi standar dan persyaratan teknis yang berlaku.

“Ini sudah sesuai dengan prinsip-prinsip kemudahan, efektivitas, keselamatan, keamanan dan keandalan, demi terjaminnya keselamatan pegawai dan pengunjung,” kata Abdul Kadir.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini