5 Manfaat Minyak Ikan, Salah Satunya Mengurangi Risiko Depresi

Kezia Putri Sagita, Jurnalis · Minggu 13 Desember 2020 18:12 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 13 298 2326734 5-manfaat-minyak-ikan-salah-satunya-mengurangi-risiko-depresi-L1gDphcVpq.jpg Manfaat minyak ikan (Foto: Medanta)

Minyak ikan yang berasal dari ikan berlemak atau berminyak ini mengandung asam lemak omega-3 dan vitamin A dan D. Bisa berasal dari mackerel, tuna, sarden, atau salmon.

Menurut Pakar Kesehatan Debra Rose Wilson, Ph.D., MSN, R.N., IBCLC, AHN-BC, CHT, kandungan omega 3 memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan.

Bahkan American Heart Association (AHA) merekomendasikan makan ikan berminyak untuk meningkatkan kesehatan jantung.

Seperti dilansir dari Medical News Today, berikut ulasan manfaat minyak ikan bagi kesehatan tubuh.

 ibu depresi

1. Mengurangi risiko depresi

Mengonsumsi minyak ikan selama kehamilan dapat mengurangi risiko depresi pasca melahirkan. Peneliti menyarankan bahwa makan ikan dengan tingkat tinggi omega-3 dua atau tiga kali dalam seminggu.

2. Meningkatkan kerja memori

Menurut penelitian yang dilaporkan dalam jurnal PLoS One, asupan asam lemak omega-3 dapat membantu meningkatkan memori kerja pada otak.

3. Mengurangi risiko penyakit kardiovaskular

Penemuan yang diterbitkan dalam American Journal of Physiology menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi suplemen minyak ikan lebih dari 1 bulan memiliki fungsi kardiovaskular yang lebih baik selama tes stres mental. AHA merekomendasikan makan ikan, terutama ikan berminyak setidaknya dua kali seminggu, untuk mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.

4. Mengurangi risiko psikosis

Asam lemak omega-3 yang ditemukan dalam minyak ikan dapat membantu mengurangi risiko psikosis. Temuan yang dipublikasikan di Nature Communications merinci bagaimana intervensi 12 minggu dengan suplemen omega-3 secara substansial mengurangi risiko jangka panjang pengembangan gangguan psikotik.

Baca juga: Pacaran 6 Bulan, Binaragawan Ini Pilih Nikahi Boneka Seks

5. Bagus bagi perkembangan janin

Pada tahun 2008, para ilmuwan menemukan bahwa konsumsi omega-3 selama 3 bulan terakhir kehamilan dapat meningkatkan perkembangan sensorik, kognitif, dan motorik pada janin.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini