Yuk Rajin Cuci Tangan, 6 Penyakit Ini Bisa Dicegah Lho

Diana Rafikasari, Jurnalis · Senin 14 Desember 2020 11:18 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 14 481 2327177 yuk-rajin-cuci-tangan-6-penyakit-ini-bisa-dicegah-lho-loNA4ro531.jpg Rajin cuci tangan bisa mencegah berbagai penyakit. (Foto: Medical News Today)

RAJIN cuci tangan sudah menjadi kebiasaan baru di masa pandemi covid-19 ini. Dengan selalu mencuci tangan usai berkegiatan atau menyentuh apa pun, maka makin kecil terserang wabah penyakit.

Rutin cuci tangan jadi sangat penting, pasalnya saat menyentuh orang lain, hewan, makanan, atau permukaan, tangan bisa saja mengambil ribuan kuman, bakteri, virus, dan berbagai macam hal buruk lainnya yang dapat membuat sakit jika masuk ke tubuh.

Baca juga: Hand Sanitizer Bisa Gantikan Fungsi Cuci Tangan Pakai Sabun? 

Faktanya setiap orang menyentuh mata, hidung, serta mulut dengan tangan lebih dari yang dikira, dan ini memungkinkan inokulasi langsung kuman ke dalam selaput lendir.

"Kita juga menggunakan tangan untuk menyiapkan dan menyantap makanan, sehingga tangan yang tidak bersih dapat mencemari makanan yang akan kita dan orang lain makan," ungkap Jan et Haas PhD RN, direktur epidemiologi di Lenox Hill Hospital, New York, Amerika Serikat.

Namun cuci tangan memiliki kekuatan meminimalkan atau bahkan menghilangkan risiko tersebut, baik untuk Anda maupun orang di sekitar. Namun menurut sebuah penelitian di Journal of Environmental Health, hanya 5 persen orang yang cuci tangan dengan cara benar-benar membersihkannya.

Haas mengatakan, menggosokkan sabun ke setiap bagian tangan selama 20 detik dapat menghilangkan kuman dari kulit. Hindari mematikan keran dengan tangan yang sudah bersih. Sebagai gantinya, gunakan handuk, pergelangan tangan, atau siku untuk menjaga tangan tetap bersih.

"Terus gosok selama 20 detik, pastikan ada sabun di antara jari dan di punggung tangan dan jangan lupa ibu jari," ujar Haas.

Baca juga: Sering Terlupakan, Sebelum dan Sesudah Pakai Masker Itu Wajib Cuci Tangan! 

Lalu apa saja penyakit yang bisa dicegah dari rajin cuci tangan? Berikut beberapa di antaranya, seperti dirangkum dari Reader's Digest.

1. Covid-19

Sering cuci tangan dan menghindari kontak dengan permukaan yang sering disentuh, seperti kenop pintu, gagang, dan kancing, adalah salah satu cara terbaik untuk melindungi diri dari covid-19. Menurut Health Canada, Anda harus sering cuci tangan dengan sabun dan air hangat setidaknya selama 20 detik. Jika sabun dan air tidak tersedia, disarankan menggunakan hand sanitizer yang mengandung setidaknya 60 persen alkohol. Anda juga harus menghindari menyentuh mata, hidung, atau mulut dengan tangan yang belum dicuci.

2. Norovirus

Hanya dibutuhkan satu partikel norovirus untuk membuat Anda sakit, bukan antara 50 dan 100 partikel virus flu. Namun, cuci tangan dapat membantu mencegah berbagai macam masalah saluran cerna yang diakibatkan oleh sakit perut. Cuci tangan mengalahkan penggunaan hand sanitizer berbasis alkohol yang tidak efektif melawan norovirus dan mendisinfeksi permukaan dengan kuat. Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan di Royal Society Open Science, permukaan gerusan hanya mengurangi transmisi hingga maksimal 60 persen, sementara cuci tangan dapat sepenuhnya menghentikan wabah.

3. Flu

Flu bisa mematikan dan tidak hanya bagi mereka usia muda, tua, atau sistem kekebalannya lemah. Selain mendapatkan vaksinasi flu, cuci tangan merupakan langkah pencegahan utama, terutama jika Anda tanpa disadari terkena kuman flu. Setiap penyakit menular memiliki apa yang disebut masa inkubasi atau waktu antara ketika Anda terpapar dan ketika Anda sakit dan beberapa memiliki prodrome ketika Anda mulai merasa sakit tetapi tidak memiliki tanda dan gejala khusus untuk penyakit tertentu. Dalam banyak kasus, penyakit menular seperti influenza, dapat ditularkan sebelum seseorang memiliki tanda dan gejala penyakit. Cuci tangan dapat memastikan Anda tidak menginfeksi diri sendiri tanpa disadari.

4. Mononukleosis

Anda mungkin mengenalnya sebagai penyakit berciuman, tetapi mono dan virus epstein-barr yang menyebabkannya tidak hanya ditularkan melalui ciuman. Air liur adalah penyebab utamanya, jadi benda yang terkena bersin, batuk, atau disentuh oleh orang yang terinfeksi dapat menginfeksi Anda selanjutnya. Berbagi minuman atau peralatan makan juga dapat menyebarkan penyakit ini. Jika terserang mono, Anda akan mengalami kelelahan yang ekstrem, demam tinggi, nyeri tubuh, sakit tenggorokan, dan limpa yang membesar. Gejala biasanya berlangsung antara dua dan empat minggu tetapi terkadang lebih lama.

Baca juga: Tips Aman Memasak Selama Pandemi Covid-19 

5. Penyakit tangan kaki dan mulut

Jika Anda memiliki anak atau bekerja di sekitar mereka, cuci tangan dapat membantu mencegah infeksi yang disebabkan oleh coxsackievirus. Umum di tempat penitipan anak dan prasekolah, penyakit tangan kaki dan mulut (HFMD) menyebabkan luka di mulut dan tenggorokan, ruam di tangan dan kaki, demam, dan kehilangan nafsu makan. Partikel penularan dari hidung, mulut, lepuh, dan kotoran orang yang terinfeksi yang mengenai tangan dan kemudian masuk ke mulut. Itulah mengapa harus cuci tangan secara teratur dan mengajari anak-anak untuk melakukan hal yang sama. Ajarkan mereka untuk tidak menutupi mulutnya dengan tangan, dan jika sedang hamil, berhati-hatilah karena HFMD dikaitkan dengan risiko lebih tinggi lahir mati mendekati akhir kehamilan.

6. Hepatitis A

Hepatitis A tidak menyebabkan penyakit hati kronis seperti hepatitis B dan C. Namun hepatitis A masih dapat membuat Anda sangat sakit, menyebabkan masalah pencernaan, demam, kelelahan, dan penyakit kuning. Dalam beberapa kasus, hepatitis A dapat menyebabkan gagal hati akut dan memerlukan rawat inap. Virus ini sering ditularkan ketika seseorang belum cuci tangan setelah menggunakan kamar mandi, sebelum menyiapkan makanan, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Baca juga: Jangan Sampai Lupa, Ini 9 Langkah Cuci Tangan yang Benar 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini