Sahur Cuma Makan Kurma, Habib Rizieq Kenyang?

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Selasa 15 Desember 2020 12:17 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 15 481 2327925 sahur-cuma-makan-kurma-habib-rizieq-kenyang-GnNXrEfi9m.jpg Kurma (Foto: Huffpost)

Habib Rizieq Shihab (HRS) ternyata berpuasa setiap hari selama di penjara. Menu sahurnya pun sangat sederhana, kurma dan air putih, serupa dengan apa yang dicontohkan Rasulullah SAW.

Jika menggunakan logika berpikir sederhana, hanya mengonsumsi kurma dan air putih rasanya tak akan membuat perut kenyang. Tapi, ternyata pemikiran seperti itu keliru. Sebab, kurma termasuk ke dalam super food karena kaya akan manfaat dan karena itu hanya mengonsumsi kurma tubuh tetap merasa kenyang bahkan nutrisi terpenuhi dengan cukup.

 Habib Rizieq

Menurut Cynthia Sass, MPH, RD, kurma itu buah yang kaya akan nutrisi dan gizi. Dalam tiga butir kurma, Anda bisa mendapatkan 200 kalori, 54 gram karbohidrat dengan sekitar 5 gram serat, satu gram protein, dan tidak mengandung lemak sama sekali.

Porsi kecil tersebut pun mengandung banyak nutrisi termasuk vitamin B, vitamin K, kalsium, zat besi, magnesium, kalium, seng, dan mangan. "Dengan kata lain, kurma bukan sekadar bom gula atau kalori kosong, melainkan buah yang sangat kaya akan manfaat kesehatan," terang Sass dikutip dari laman Health.

Kandungan gula yang ada pada kurma pun tidak sembarangan. Hal ini juga yang membuat Anda tidak merasa kenyang sesaat, seperti Anda makan buah manis lainnya.

"Buah kurma adalah buah utuh yang tidak diolah dan karena itu kandungan gula yang ada di dalamnya sangat alami. Dengan kata lain, jika energy bar dimaniskan hanya dengan kurma, label makanan tersebut mencantumkan 0 gram gula tambahan," terang Sass.

Bicara soal gula tambahan, The American Heart Association (AHA) merekomendasikan agar perempuan tidak mengonsumsi lebih dari 6 sendok teh gula tambahan per hari yang setara dengan 25 gram atau 100 kalori.

Sedangkan untuk pria disarankan tidak mengonsumsi lebih dari 9 sendok teh gula tambahan, yaitu 36 gram atau 150 kalori.

"Jadi, jika Anda menggunakan kurma untuk memaniskan makanan, Anda belum menghabiskan jatah asupan gula tambahan yang disarankan, karena sekali lagi kurma tidak mengandung gula tambahan, tidak seperti sweeteners dari gula tebu," paparnya.

Selain karena gula yang dikandung kurma adalah gula alami, kandungan antioksidan yang ada di buah kurma pun sangat beragam. Ini juga yang menjadi alasan kenapa kurma sangat baik untuk dikonsumsi.

Ya, selain kandungan vitamin dan mineralnya, kurma kaya akan antioksidan pelindung kesehatan. Sass menerangkan, dalam makalah yang diterbitkan dalam Journal of Pharmacy & BioAllied Sciences, kurma itu sumber antioksidan alami yang sangat baik dan dapat digunakan untuk pengelolaan penyakit terkait stress oksidatif.

Selain mengandung antioksidan yang beragam, kurma juga mengandung senyawa anti-inflamasi dan antimikroba yang berarti kurma juga berperan dalam memerangi penyakit menular.

 Baca juga: Cara Cegah Tulang Punggung Rusak, Penyakit yang Diidap Deddy Corbuzier

Penelitian lain menunjukkan bahwa kurma mengandung banyak antioksidan, termasuk karotenoid, polifenol (misal asam fenolat, isoflavon, lignan, dan flavonoid), tanin, dan sterol. "Kurma juga dipercaya sebagai sumber alami yang bersifat antijamur," tambah Sass.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini