Punya Masalah Ginjal? Sebaiknya Hindari 5 Makanan Ini

Wilda Fajriah, Jurnalis · Rabu 16 Desember 2020 17:14 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 16 298 2328879 punya-masalah-ginjal-sebaiknya-hindari-5-makanan-ini-Iwrgn19kxR.jpg Aprikot sebaiknya dihindari oleh penderita sakit ginjal. (Foto: 8photo/Freepik)

GINJAL merupakan salah satu organ tubuh yang memiliki banyak fungsi. Di antaranya bertugas menyaring darah, membuang limbah melalui urine, memproduksi hormon, menyeimbangkan mineral, dan menjaga keseimbangan cairan.

Ada banyak faktor risiko penyakit ginjal. Paling umum adalah diabetes yang tidak terkontrol dan tekanan darah tinggi. Alkoholisme, penyakit jantung, virus hepatitis C, dan infeksi HIV juga menjadi penyebabnya.

Baca juga: Jaga Kesehatan Ginjal, Perbanyak Makan 7 Sayuran Ini Ya 

Ketika ginjal menjadi rusak dan tidak dapat berfungsi dengan baik, cairan dapat menumpuk di dalam tubuh dan limbah banyak di dalam darah. Namun, menghindari atau membatasi makanan tertentu dapat membantu mengurangi penumpukan limbah dalam darah, meningkatkan fungsi ginjal, dan mencegah kerusakan lebih lanjut.

Apa saja makanan itu? Berikut ini daftarnya, seperti dilansir Healthline, Rabu (16/12/2020).

1. Alpukat

Alpukat sering dipuji karena banyak kualitas nutrisinya, termasuk lemak yang menyehatkan jantung, serat, dan antioksidan. Meskipun alpukat biasanya merupakan tambahan yang sehat untuk makanan, penderita penyakit ginjal mungkin perlu menghindarinya. Ini karena alpukat adalah sumber potasium yang sangat kaya.

Satu cangkir (150 gram) alpukat menyediakan 727 mg potasium. Itu dua kali lipat jumlah kalium dari yang disediakan pisang ukuran sedang. Oleh karena itu alpukat, termasuk guacamole, harus dihindari saat diet ginjal, terutama jika Anda telah diberi tahu untuk memerhatikan asupan kalium.

2. Beras merah

Beras merah adalah biji-bijian yang memiliki kandungan kalium dan fosfor lebih tinggi daripada nasi putih. Satu cangkir nasi merah matang mengandung 150 mg fosfor dan 154 mg kalium, sedangkan satu cangkir nasi putih hanya mengandung 69 mg fosfor dan 54 mg kalium.

Anda mungkin bisa memasukkan nasi merah ke menu diet ginjal, tetapi hanya jika porsinya dikontrol dan diimbangi dengan makanan lain untuk menghindari asupan kalium dan fosfor yang berlebihan setiap hari.

Bulgur, buckwheat, pearled barley, dan couscous adalah biji-bijian fosfor yang bernutrisi serta lebih rendah yang bisa menjadi pengganti yang baik untuk beras merah.

Baca juga: Sakit Perut Sebelah Kiri, Hati-Hati Gejala Cystitis hingga Batu Ginjal 

3. Pisang

Pisang dikenal karena kandungan kaliumnya yang tinggi. Meskipun mereka secara alami rendah natrium, 1 pisang berukuran sedang menyediakan 422 mg potasium. Mungkin sulit untuk menjaga asupan kalium harian Anda hingga 2.000 mg jika pisang adalah makanan pokok harian.

Sayangnya, banyak buah tropis lainnya yang juga memiliki kandungan kalium yang tinggi. Namun, nanas mengandung kalium yang jauh lebih sedikit daripada buah tropis lainnya dan bisa menjadi alternatif yang lebih cocok.

4. Jeruk

Jeruk dan jus jeruk memang paling terkenal karena kandungan vitamin C-nya, tapi juga kaya kalium. Satu jeruk besar (184 gram) menyediakan 333 mg potasium. Selain itu, ada 473 mg potasium dalam satu cangkir (240 ml) jus jeruk.

Mengingat kandungan kaliumnya, jeruk dan jus jeruk kemungkinan besar perlu dihindari atau dibatasi pada makanan ginjal. Anggur, apel, dan cranberry, serta jusnya masing-masing merupakan pengganti yang baik untuk jeruk dan jus jeruk, karena kandungan kaliumnya lebih rendah.

Ilustrasi kesehatan ginjal. (Foto: Shutterstock)

5. Aprikot

Aprikot juga tinggi kalium. Satu cangkir aprikot segar menyediakan 427 mg kalium. Selanjutnya, kandungan kalium lebih terkonsentrasi pada aprikot kering. Satu cangkir aprikot kering menyediakan lebih dari 1.500 mg potasium.

Ini berarti bahwa hanya satu cangkir aprikot kering menyediakan 75 persen dari pembatasan kalium rendah 2.000 mg. Hal yang terbaik adalah menghindari aprikot, dan yang terpenting aprikot kering, pada diet ginjal.

Baca juga: Masyarakat Diimbau Tak Khawatir Lakukan Transplantasi Ginjal 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini