Kelompok Disabilitas dan Autisme Harus Jadi Prioritas Vaksinasi Covid-19

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Rabu 16 Desember 2020 09:19 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 16 481 2328467 kelompok-disabilitas-dan-autisme-harus-jadi-prioritas-vaksinasi-covid-19-7l77DeLjB0.jpg Kelompok disabilitas dan autisme harus jadi prioritas vaksinasi (Foto : Medicaldaily)

Vaksinasi Covid-19 di Indonesia akan difokuskan pada tenaga kesehatan, lansia, dan kelompok lain yang memiliki risiko tinggi. Sementara itu, lembaga Dimensions yang berbasis di Inggris berharap kelompok disabilitas dan autisme masuk dalam prioritas vaksinasi Covid-19.

Orang dengan ketidakmampuan belajar dan autisme harus jadi prioritas penerima vaksin Covid-19 karena kasus kematian pada kelompok tersebut terbilang sangat tinggi dibandingkan populasi umum. Bahkan, The Guardian mencatat bahwa angka sesungguhnya jauh lebih banyak, karena banyak data kematian akibat Covid-19 pada kelompok disabilitas dan autisme tidak dilaporkan.

Vaksin Covid-19

Masalah gunung es dialami kelompok disabilitas dan autisme selama pandemi ini. Mereka bukan hanya mengalami kasus kematian tertinggi, tetapi masalah pelik lainnya terjadi seperti kurangnya panduan yang jelas dan mudah dipahami untuk kelompok mereka, akses yang tidak setara ke layanan kesehatan, dan masalah ketidaksetaraan yang hingga kini masih ada.

Baca Juga : Ini Kelompok Prioritas yang akan Diberikan Vaksin Covid-19

Menurut survei yang dilakukan lembaga Dimensions, 76 persen orang dengan disabilitas dan autisme di Inggris merasa tidak dianggap penting oleh pemerintah dibandingkan masyarakat umum selama pandemi.

Soal kelompok disabilitas dan autisme rentan terpapar Covid-19 dan menyebabkan kematian pun dibenarkan Public Health England. "Orang dengan disabilitas dan autisme lebih dari empat kali berisiko meninggal akibat Covid-19 dibandingkan populasi umum," terang lembaga pemerintah tersebut.

Hal yang lebih mengkhawatirkan adalah kelompok disabilitas dan autisme meninggal akibat Covid-19 pada usia yang jauh lebih muda daripada populasi umum. Anak dengan ketidakmampuan belajar berusia 18 hingga 34 tahun dikatakan 30 kali lipat lebih mungkin meninggal dunia ketika terpapar Covid-19.

Vaksin Covid-19

Penyebab dari rentannya kelompok disabilitas dan autisme akan Covid-19 salah satunya karena adanya komorbiditas dan komplikasi yang dialami kelompok tersebut. Selain itu, masalah ketidaksetaraan dalam mengakses layanan kesehatan memperburuk situasi.

"Pemerintah harus memprioritaskan vaksinasi untuk 1,5 juta orang dengan ketidakmampuan belajar dan 700.000 penyandang autisme. Menempatkan mereka sebagai kelompok prioritas penerima vaksinasi adalah sesuatu yang harus dilakukan pemerintah dan ini akan membantu mengatasi ketidaksetaraan kesehatan sistemik yang dihadapi kelompok tersebut," terang Steve Scown, Chief Executive of Dimensions.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini