Anak Alergi Kacang? Studi Baru Ungkap Cara Ampuh Mengatasinya

Sausan Sudarjat, Jurnalis · Kamis 17 Desember 2020 12:14 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 17 481 2329319 anak-alergi-kacang-studi-baru-ungkap-cara-ampuh-mengatasinya-U32hk50wfj.jpg Ilustrasi anak-anak. (Foto: Pressfoto/Freepik)

BEBERAPA peneliti di dunia menemukan banyak anak alergi kacang. Jumlahnya meningkat setiap tahunnya dan perlu penanganan lebih serius.

Pada dasarnya kacang memang menyehatkan, rasanya enak, dan menambah cita rasa untuk beberapa hidangan. Sayangnya, sebagian besar orang dan termasuk anak-anak tidak dapat menikmatinya karena alergi.

Baca juga: Alergi di Pagi Hari? Ikuti Cara Ini untuk Mencegahnya 

Dikutip dari Ndtv, Kamis (17/12/2020), alergi yang parah sering didiagnosis terjadi pada anak-anak di seluruh dunia. Sebuah studi baru menyatakan bahwa dosis rutin kacang tanah untuk anak-anak, terutama usia prasekolah, bisa membantu mengurangi risiko reaksi alergi. Metode pengobatan ini dikenal dengan imunoterapi oral.

Kacang. (Foto: Amir Ali Ghorbankhani/Unsplash)

Studi yang dilakukan para peneliti dari University of British Columbia dan BC Children's Hospital tersebut telah diterbitkan dalam Journal of Allergy and Clinical Immunology: In Practice.

"Memaparkan anak pada alergi dalam dosis kecil dan teratur (kacang tanah), kenyataannya efektif mengurangi risiko reaksi alergi," jelas hasil penelitian itu.

Para peneliti melakukan percobaan pada 117 anak prasekolah. Anak-anak ini berusia 9 bulan sampai 5 tahun yang mengalami alergi kacang tanah.

Baca juga: Pria Ini Alami Anafilaksis, Alergi Super Langka terhadap Dingin 

Mereka diberikan kacang tanah sebanyak 300 mg per hari atau setara dengan 1 kacang atau seperempat sendok teh selai kacang.

Dari penelitian tersebut diketahui setiap anak bisa makan 3 sampai 4 kacang setelah setahun tanpa reaksi alergi. Lalu sebanyak 80 persen dari mereka bisa mengonsumsi hingga 15 kacang.

Menurut para ahli, ketahanan terhadap 3 hingga 4 kacang dapat terlindung dari 99 persen paparan yang tidak disengaja. Namun, beberapa anak mengalami reaksi alergi khusus dari ringan hingga sedang tergantung tingkat keparahannya.

"Sekarang, berkat imunoterapi oral, anak-anak ini secara tidak sengaja dapat memakan sesuatu yang mengandung selai kacang, seperti kue, dan tidak mengalami reaksi alergi. Hal ini merupakan berita bagus bagi keluarga," jelas penulis utama studi tersebut, Dr Lianne Soller, manajer penelitian alergi UBC yang berbasis di Rumah Sakit Anak BC.

Baca juga: Pentingnya Mengenali Penyebab Alergi pada Anak-Anak 

Ilustrasi anak-anak. (Foto: Rawpixel/Freepik)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini