3 Cara Ampuh Redakan Demam, Bisa Dipraktikkan ke Anak-Anak Lho

Diana Rafikasari, Jurnalis · Jum'at 18 Desember 2020 11:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 18 481 2329994 3-cara-ampuh-redakan-demam-bisa-dipraktikkan-ke-anak-anak-lho-AQiS8JcUyO.jpg Ilustrasi termometer pendeteksi demam. (Foto: Pixabay)

DEMAM pasti pernah dialami semua orang. Keadaan ini ditandai dengan suhu tubuh yang mendadak naik atau menjadi panas. Lalu badan rasanya tidak enak ketika diajak beraktivitas.

Namun ternyata demam bukanlah penyakit, tapi gejala infeksi atau penyakit yang coba dilawan oleh tubuh. Kebanyakan bakteri dan virus yang menyebabkan infeksi berkembang biak dalam suhu tubuh manusia yang normal, jadi ketika suhu tubuh naik, bakteri dan virus menjadi lebih sulit untuk bertahan hidup.

Baca juga: Demam, Coba Obati dengan 6 Bahan Alami Ini 

Seperti dikutip dari MedlinePlus, Jumat (18/12/2020), demam juga mengaktifkan sistem kekebalan tubuh. Pada dasarnya demam bisa menjadi pertanda baik bahwa tubuh sedang bekerja membuat tubuh kembali sehat. Demam sering dikaitkan dengan gejala seperti menggigil, nyeri otot, dan kelemahan.

Kebanyakan demam akan hilang dengan sendirinya dalam beberapa hari dan tidak dianggap berbahaya, tetapi mengobati demam dengan pengobatan rumahan, dan terkadang obat-obatan dapat membuat tubuh lebih nyaman. Demam biasanya berlangsung antara satu hingga tujuh hari.

Anak mengalami demam

"Kebanyakan demam, terutama yang disebabkan oleh virus, biasanya sembuh sendiri, artinya akan pulih otomatis," kata epidemiolog dr Georgine Nanos MD.

Terlepas dari kenyataan bahwa demam biasanya tidak berbahaya, namun ternyata dapat membuat tidak nyaman, terutama jika suhu tubuh di atas 101 derajat Fahrenheit. Demam yang sangat tinggi atau di atas 104 derajat Fahrenheit harus diobati. Berikut ini tips ampuh menurunkan demam, seperti dikutip dari Insider.

Baca juga: Anies: Jam Operasional Kantor Paling Lama Pukul 19.00 WIB 

1. Minum banyak cairan

Demam dapat menyebabkan dehidrasi, jadi banyak minum, terutama air putih, penting untuk kenyamanan dan pengobatan. Beberapa penelitian telah menemukan bahwa minuman panas memberikan lebih banyak kelegaan dari gejala seperti menggigil dan pilek daripada minuman dingin.

2. Dinginkan kulit

Dinginkan kulit dengan menggunakan kompres es atau waslap dingin pada dahi atau pergelangan tangan. Hindari mandi air dingin, karena dapat membuat menggigil, yang akan meningkatkan suhu tubuh Anda. Langkah-langkah ini dapat meningkatkan kenyamanan, meskipun tidak akan mengatasi penyebab demam.

3. Beristirahat

Sebisa mungkin tetap di tempat tidur, dan tidur setiap kali Anda mengantuk, memungkinkan tubuh melawan infeksi yang mendasarinya. Kenakan pakaian dan selimut tipis, meskipun Anda merasa kedinginan.

Demam dapat menjadi pelindung selama infeksi, meskipun jika timbul ketidaknyamanan, Anda dapat mengurangi gejala dengan antipiretik atau obat yang menekan demam.

Baca juga: Kehujanan 20 Menit Bisa Tingkatkan Risiko Demam dan Menggigil 

Mayo Clinic menyarankan untuk merawat bayi yang berusia antara 6 bulan dan 2 tahun ketika demam mencapai 102 derajat Fahrenheit. Sementara untuk bayi di bawah 6 bulan yang mengalami demam, segera hubungi dokter. Lalu anak berusia lebih dari 2 tahun harus menggunakan obat jika demam lebih tinggi dari 102 derajat Fahrenheit dan mengalami ketidaknyamanan.

"Jika Anda merasa tidak nyaman karena gejala demam, sebaiknya minum obat penurun demam. Mengurangi demam dengan pengobatan juga mengurangi gejala terkait sakit kepala, menggigil, kelelahan, nyeri otot, dan nyeri sendi," tandas Nanos.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini