Mengenal Sindrom Tourette yang Diidap Billie Eilish

Pradita Ananda, Jurnalis · Jum'at 18 Desember 2020 15:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 18 481 2330187 mengenal-sindrom-tourette-yang-diidap-billie-eilish-ZNyaPsHMcQ.jpg Billie Eilish (Foto: Inst Billie Eilish)

Penyanyi cantik Billie Eilish, sejak 2018 mengaku dirinya mengidap sindrom yang dinamakan Tourette Syndrome. ia mengklaim hanya mengalami gejala tics (melakukan gerakan atau ucapan berulang yang tidak disengaja dan di luar kendali) dalam bentuk gerakan.

Lalu apa sebetulnya yang dimaksud dengan sindrom Tourette ini?

 Billie Eilish

Mengutip Healthline, Jumat (18/12/2020) sindrom Tourette merupakan suatu kelainan neurologis yang menyebabkan gerakan fisik yang berulang dan tidak disengaja dan juga ledakan vokal. Sindrom ini, dikatakan sebagai sindrom tics yakni kejang otot yang tidak disengaja dan dikategorikan dalam dua tipe, motoric (gerakan) dan vocal (suara).

Biasanya ragam kejang otot dari sindrom ini meliputi gerakan berkedip, mengendus, mendengkur, suara membersihkan tenggorokan, meringis, gerakan bahu dan gerakan kepala.

Untuk gejalanya sendiri, gejala sindrom Tourette tak melulu sama alias bisa berbeda dari satu orang dengan orang lainnya. Muncul di usia dini, biasanya dimulai di usia antara 3 hingga 9 tahun, dimulai dengan munculnya tics otot kecil di kepala dan di leher hingga akhirnya bisa saja menjalar di bagian tubuh lainnya, seperti di tubuh dan tungkai.

Gejala sindrom Tourette bisa semakin parah, saat orang tersebut merasa sangat bergembira atau bersemangat, tertekan, dan gelisah. Biasanya paling parah terjadi di usia masuk awal remaja.

Lalu apa yang menjadi penyebab seseorang mengidap sindrom Tourette? Sayangnya, seperti dijelaskan oleh Dr Inyang Takon, dokter anak di Sawbridgeworth & Hemel Hempstead, London, Inggris dalam Top Doctors, penyebab pasti dari sindrom Tourette ini sendiri hingga saat ini masih belum diketahui jelas.

Baca juga: 3 Cara Ampuh Redakan Demam, Bisa Dipraktikkan ke Anak-Anak Lho

Dr Inyang menuliskan, sejauh ini para ilmuwan berhasil mengidentifikasi beberapa perbedaan dalam jaringan otak (kumpulan saraf) yang mengontrol pergerakan tubuh manusia. Ada neurotransmitter (bahan kimia otak) yang membantu dalam membawa pesan antar saraf di otak. Tapi para peneliti juga sudah menemukan adanya beberapa ketidakseimbangan di beberapa bahan kimia otak yang membantu menjaga pergerakan tubuh manusia untuk tetap lancar.

Sejauh ini, masih banyak penelitian yang dilakukan tentang penyebab pasti dari sindrom Tourette.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini