Gejala Simpel dan Kompleks Sindrom Tourette yang Diidap Billie Eilish

Pradita Ananda, Jurnalis · Jum'at 18 Desember 2020 15:41 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 18 481 2330225 gejala-simpel-dan-kompleks-sindrom-tourette-yang-diidap-billie-eilish-B5I2Z252ta.jpg Billie Eilish (Foto: Inst Billie Eilish)

Sejak 2018, pelantun hits Bad Guy, Billie Eilish mengaku dirinya mengidap suatu sindrom yang dinamakan sindrom Tourette.

Sindrom Tourette merupakan suatu kelainan neurologis yang menyebabkan gerakan fisik yang berulang dan tidak disengaja dan juga ledakan vokal. Sindrom ini, dikatakan sebagai sindrom tics yakni kejang otot yang tidak disengaja dan dikategorikan dalam dua tipe, motoric (gerakan) dan vocal (suara).

 Billie Eilish

Gejala sindrom ini masih terbagi lagi dalam dua klasifikasi, ada gejala yang simpel dan ada gejala yang rumit alias kompleks.

Mengutip Medical News Today, Jumat (18/12/2020), menurut Dr. Graham Rogers, seorang dokter penyakit dalam di South Central Regional Medical Center, direktur Rumah Sakit St Joseph dan Laurelwood Transitional Care, contoh gejala tics fisik yang simpel ialah gerakan mata berkedip, menggertakkan gigi, menyentakkan kepala, memutar leher, hidung berkedut, memutar mata, memutar bahu, mengangkat bahu dan menjulurkan lidah.

Sementara gejala tics fisik yang lebih rumit, biasanya adalah copropraxia (membuat gerakan tidak senonoh), echopraxia (meniru gerakan orang lain), mengebaskan sesuatu, bagian kepala gemetar, memukul sesuatu, melompat, menendang sesuatu hingga menyentuh diri sendiri atau orang lain.

Untuk gejala tics vocal atau suara, gejala sederhananya biasanya orang yang mengidap sindrom Tourette suka melakukan suara gonggongan, mendengkur, batuk, suara membersihkan tenggorokan (berdeham), cegukan, mengendus sampai berteriak dan menjerit.

Baca juga: 3 Cara Ampuh Redakan Demam, Bisa Dipraktikkan ke Anak-Anak Lho

Sedangkan, yang lebih kompleks, seseorang dengan sindrom Tourette bisa mengalami gejala di bagian vokal seperti mengubah intonasi suara seseorang, echolalia (mengulangi perkataan orang lain), paliphrasia (mengucapkan kalimat yang sama berulang kali), sampai yang ekstrim seperti coprolalia yakni mengucapkan atau meneriakkan kata atau kalimat yang tidak senonoh.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini