Tragis! Influencer Cantik Tewas Akibat Operasi Angkat Bokong yang Gagal

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Jum'at 18 Desember 2020 12:46 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 18 612 2330067 tragis-influencer-cantik-tewas-akibat-operasi-angkat-bokong-yang-gagal-IeLRZI2fhY.jpg Cano (Foto: Inst)

Pernyataan 'beauty is pain' terdengar sangat buruk untuk keluarga Joselyn Cano, seorang influencer seksi dan cantik yang juga disebut sebagai Kim Kardhasian Meksiko. Sebab, usaha untuk mempercantik tubuhnya, dia malah mengalami kematian yang mengenaskan.

Ya, influencer tersebut meninggal dunia diduga akibat operasi pengangkatan bokong atau yang kerap disebut 'Brazilian butt lift' yang gagal. Kabar ini mencuat setelah sebelumnya Cano membagikan informasi di Instagram soal rencananya mengangkat bokongnya di Kolombia.

 Cano

Namun miris, pihak keluarga dan brand milik Cano belum memberikan pernyataan resmi terkait meninggalnya sosok yang memiliki pengikut di Instagram sebanyak 12 juta orang. Ya, selain menjadi infeluencer, Cano ternyata memiliki bisnis bikini yang cukup terkenal di Amerika.

Meski belum ada keterangan resmi dari pihak keluarga dan tempat Cano memimpin perusahaan, laporan New York Post menyatakan bahwa kematian Cano benar adanya. Hal itu terbukti dari adanya video pemakaman Cano yang dibagikan di Youtube, diunggah Akes Family Funeral Home di Riverside, California.

"Joselyn Cano lahir ke dunia ini pada 14 Maret 1990 dan dia memasuki kehidupan yang kekal pada 7 Desember 2020," tulis keterangan videonya.

Tidak hanya video pemakaman yang menjadi bukti, Twitter pun sempat ramai membahas kematian influencer seksi ini. Salah seorang model bernama Lira Mercer yang memviralkan informasi duka cita tersebut.

"OMG Joselyn Cano meninggal di Kolombia karena menjalani operasi. Itu gila, karena dia tampak baik-baik saja sebelumnya. Dia sangat manis," tulisnya di media sosial.

Sementara itu, Brazilian Butt Lift yang dijalani Cano ternyata dikenal sebagai operasi yang mengancam nyawa.

Ya, operasi dengan melibatkan pencangkokan lemak dari satu area tubuh yang ditempatkan ke bokong tersebut telah menjadi alasan kematian dini dalam beberapa tahun terakhir. Kebanyakan mengalami kegagalan operasi.

Tahun lalu, kantor berita New York Post melaporkan terjadinya peningkatan yang ekstrem pada jumlah orang yang melakukan Brazilian Butt Lift ini di pasar gelap.

Alasan terbesar banyak perempuan mau melakukan operasi ini adalah 'Snapchat dysmorhia' atau kondisi tidak dapat berhubungan dengan diri sendiri sebagai akibat dari paparan terus menerus konten media sosial yang kerap mengedit bentuk tubuh sedemikian rupa.

Di sisi lain, Brazilian Butt Lift sendiri tergolong sebagai salah satu prosedur kosmetik dengan pertumbuhan tercepat di Amerika Serikat di mana popularitas penggunanya melonjak lebih dari 250 persen sejak 2000, menurut statistik 2015 dari American Society of Plastic Surgeouns.

Baca juga: 3 Cara Ampuh Redakan Demam, Bisa Dipraktikkan ke Anak-Anak Lho

Nahasnya, 1 per 3.000 orang yang melakukan operasi pengangkatan bokong tersebut dinyatakan meninggal dunia.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini