Dampak Perubahan Iklim, Amoeba Pemakan Otak Ancam Warga Amerika

Novie Fauziah, Jurnalis · Senin 21 Desember 2020 11:13 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 21 612 2331351 dampak-perubahan-iklim-amoeba-pemakan-otak-ancam-warga-amerika-jZ8O5e5i6o.jpg Ilustrasi amoeba. (Foto: Wirestock/Freepik)

KEMUNCULAN amoeba pemakan otak atau Naegleria fowleri mendadak membuat heboh warga Amerika Serikat. Dalam studi baru dilaporkan telah terjadi infeksi yang terkait amoeba pemakan otak tersebut. Perubahan iklim di sejumlah negara bagian, seperti Texas, diduga menjadi pemicu munculnya serangan baru dari amoeba ini.

Dikutip dari laman Newser, Senin (21/12/2020), organisme bersel tunggal ini biasanya ditemukan di perairan hangat air tawar, sehingga secara historis lebih umum di negara bagian selatan. Namun saat ini kasus terkait amoeba pemakan otak ini lebih banyak ditemukan di kawasan Midwest atau Amerika Serikat Barat Tengah.

Baca juga: Waduh! Covid-19 Varian Baru asal Inggris Mulai Menyebar ke Italia 

Amoeba tersebut masuk saat tertelan melalui lubang hidung, memungkinkannya memasuki otak seseorang yang menyebabkan infeksi langka dan seringkali berakibat fatal, yakni disebut meningoencephalitis amebic primer (PAM).

Amoeba pemakan otak atau Naegleria fowleri. (Foto: CDC/NBC News)

Temuan yang mencatat bahwa jumlah kasus tahunan tetap stabil didasarkan pada 85 kasus PAM selama 40 tahun ini. Dari kasus tersebut, 74 terjadi di Selatan; enam terjadi di Midwest, termasuk Minnesota, Kansas, dan Indiana dengan lima di antaranya setelah 2010 lalu. Studi tersebut menghitung tren ke utara 8,2 mil per tahun dalam kasus-kasus amoeba itu.

Baca juga: Manfaat Daun Pandan untuk Pria, Bisa Cegah Sakit Jantung Lho 

"Ada kemungkinan bahwa kenaikan suhu dan akibat peningkatan penggunaan air untuk rekreasi, seperti berenang dan olahraga air, dapat menimbulkan perubahan epidemiologi PAM," tulis studi baru tersebut.

Gejala PAM meliputi sakit kepala, mual, dan muntah. Sebelum berpindah ke leher yang terasa kaku, kejang, dan koma. Mayoritas akan menyebabkan kematian dalam kurun waktu sekira lima hari.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini