5 Hal yang Perlu Dievaluasi saat Cinta Terlarang dengan Teman Kerja Mulai Muncul

Wilda Fajriah, Jurnalis · Selasa 22 Desember 2020 20:14 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 22 612 2332396 5-hal-yang-perlu-dievaluasi-saat-cinta-terlarang-dengan-teman-kerja-mulai-muncul-1nJzq7l7UI.jpg Pasangan selingkuh (Foto: Maxim)

Banyak orang yang jatuh cinta dengan teman kerja. Alasannya karena sering kerja bareng dan bertemu. Kalau sama-sama jomblo sih tak masalah, kalau sudah menikah, itu tidak boleh!

Melihat kasus perselingkuhan di tempat kerja, ternyata para pelaku mengaku alasannya adalah intensitas pertemuan yang sering dibandingkan pasangan sendiri. Sebab sering bertemu teman kerja.

Psikolog Klinis Meity Arianty menjelaskan, membahas kasus selingkuh selalu membuat orang kesal dan memiliki emosi negatif, padahal jika di telaah lebih dalam semua yang terjadi pada hidup kita tergantung bagaimana kita menyikapinya.

 teman kerja

Menyoal pertanyaan bagaimana seseorang bisa selingkuh dengan teman kerjanya, menurut Mei, tak lain tak bukan karena ada niat. Jadi, sebetulnya bukan soal tempatnya, tapi karena memang pelakunya mau melakukan perselingkuhan.

"Mau di tempat kerja, mau di sekolah, sama tetangga, kalau Anda mau selingkuh, ya, akan terjadi. Artinya bukan tempatnya tapi lebih kepada diri Anda sendiri. Tempat hanya salah satu alasan bagi orang yang melakukan dengan alasan karena intensitas pertemuan sehingga sering bertemu, kerja bareng, saling membantu, lama-kelamaan merasakan kedekatan emosional dan lain-lain," paparnya pada Okezone beberapa waktu lalu.

Alibi suka karena sering bertemu itu seperti pepatah 'trisno jalaran soko kulino' atau cinta bisa datang karena sering barengan itu memang enggak salah dan normal.

Namun, lantut Mei, di sisi lain ketika Anda sudah memiliki pasangan, jika perasaan tersebut muncul, maka Anda harus mengevaluasi diri.

Mei menjelaskan beberapa hal yang perlu dievaluasi ketika cinta terlarang itu sudah muncul, berikut ulasannya:

1. Anda sebagai individu memberi sinyalkah ke rekan kerja saat Anda menyukai rekan kerja sementara Anda atau rekan Anda itu sudah punya pasangan? Sehingga sinyal itu tertangkap dan mengembangkannya menjadi hubungan yang lebih dari sekedar rekan kerja?

2. Saat menyadari diri Anda atau rekan kerja sudah memiliki pasangan, apakah Anda tidak menjaga jarak layaknya rekan kerja? Karena jarak itu sangat diperlukan dalam hubungan pertemanan untuk menghindai hal-hal yang tidak diinginkan, salah satunya perselingkuhan.

3. Saat Anda merasa tidak sadar menyukai rekan kerja namun tahu Anda atau rekan kerja sudah punya pasangan, apakah masih mau tetap melanjutkan perasaan itu seolah harus diikuti tanpa berpikir bahwa ada yang salah dalam perasaan Anda? Bukan perasaan yang salah, ya, tapi tempat melabuhkan perasaannya yang salah.

4. Saat tahu bahwa rekan kerja menyukai Anda sementara Anda atau dia sudah punya pasangan, apakah Anda menghindar dan memberi jarak atau malah meladeninya? Karena jika memberi respons menerima, maka itu artinya Anda memang menginginkan hubungan terlarang itu.

5. Sejatinya Anda bisa memilih mau melakukan hubungan terlarang atau tidak karena hal itu di awal sudah terlihat. Jadi, enggak ada yang namanya kebablasan atau enggak sadar atau enggak memilih itu terjadi atau alasan lainnya. Sebab, perselingkuhan itu tidak terjadi secara tiba-tiba, tapi ada proses sehingga waktu akan menentukan apakah hubungan terlarang itu bisa berjalan atau tidak. Ingat, itu semua Anda yang menentukan.

Jadi kesimpulannya, terang Mei, semua perselingkuhan diawali dari kedekatan yang terlalu intens dan enggak memberi jarak pada pertemanan. Lalu, bisa terjadi karena membiarkan situasi berjalan begitu saja tanpa berusaha mengendalikannya, dalam hal ini mengendalikan diri Anda dan mengendalikan situasi.

"Sebab, kalau orang lain atau rekan kerja itu di luar kendali Anda. Maka dari itu, fokuslah pada diri Anda sendiri dulu," saran Mei.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini