Share

Wabah Covid-19 Mencapai Antartika, 36 Orang Positif Terinfeksi

Pradita Ananda, Jurnalis · Rabu 23 Desember 2020 15:44 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 23 481 2332882 wabah-covid-19-mencapai-antartika-36-orang-positif-terinfeksi-KK4qawv4mF.jpg Pangkalan Penelitian Cile yang menjadi lokasi kasus pertama covid-19 di Antartika. (Foto: Twitter @AntarticReport)

PANDEMI covid-19 tidak lagi mengenal tempat. Hampir semua wilayah di dunia dijangkiti wabah penyakit ini. Terbaru, dilaporkan wabah covid-19 mencapai Antartika. Padahal sebelumnya, Antartika berstatus lokasi paling aman dari covid-19.

Dikutip dari Nypost, Rabu (23/12/2020), pada Senin 21 Desember lalu covid-19 dilaporkan menyerang wilayah Antartika untuk pertama kalinya. Wabah tersebut pun menginfeksi sebanyak 36 orang di Pangkalan Penelitian Cile di Antartika.

Baca juga: Vaksin Covid-19 Sudah Ada tapi Belum Digunakan, Ini Penjelasannya 

Menurut keterangan Newsweek, 36 orang tersebut terdiri dari 26 anggota tentara Cile dan 10 orang pekerja maintenance.

Dari pernyataan resmi pihak tentara Cile kepada portal berita lokal 24 Horas, 36 orang yang terinfeksi covid-19 diketahui positif setelah menjalani swab test PCR.

Ilustrasi covid-19

"Orang-orang yang positif terinfeksi covid-19 adalah orang-orang yang bertugas ditempatkan di General Bernardo O’Higgins Riquelme. Positif setelah menjalani tes PCR. Beberapa di antaranya menunjukkan gejala sebelum dites," isi pernyataan pihak tentara Cile.

Untungnya, menurut laporan Guardian, sekarang ke-36 orang positif terinfeksi covid-19 itu sudah dieveakuasi ke Kota Punta Arenas, Cile. Di sana mereka menjalani isolasi dan kini dalam kondisi stabil.

Baca juga: Perlukah Rapid Test Antigen Diberlakukan bagi Penumpang KRL? 

Pihak militer Cile juga telah mengirim personel tentara pengganti yang baru untuk ditempatkan di pangkalan penelitian tersebut. Para personel baru dilaporkan sudah dikarantina dan negatif covid-19 sebelum dikerahkan untuk bertugas.

Guardian melaporkan, meskipun berstatus sebagai benua paling terisolasi di Planet Bumi, Antartika tetap rentan terhadap wabah virus corona. Tertera dalam dokumen Council of Managers of National Antarctic Programs, situasi ini bisa jadi potensi bencana. Mengingat keterbatasan medis dan lingkungan alam Antartika yang ekstrem.

"Virus baru yang sangat menular dengan mortalitas dan morbiditas yang signifikan di lingkungan Antartika yang ekstrem dan keras, ditambah dengan keterbatasan perawatan medis yang canggih dan respons kesehatan masyarakat, berisiko tinggi dengan potensi konsekuensi bencana," isi keterangan dalam dokumen tersebut.

Baca juga: Vaksin Sinovac Terbukti Efektif dalam Uji Coba Tahap Akhir di Brasil 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini