Cara Menghadapi Orang yang Suka Body Shaming terhadap Dirinya Sendiri

Uthari Handayani, Jurnalis · Rabu 23 Desember 2020 16:18 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 23 611 2332907 cara-menghadapi-orang-yang-suka-body-shaming-terhadap-dirinya-sendiri-KrNZ76sYjL.jpg Body Shaming (Foto: The Sober World)

Body shaming adalah tindakan mempermalukan tubuh yang dirasa tidak memenuhi standar sosial. Namun, nyatanya tak jarang seseorang malah mengolok-olok tubuhnya sendiri yang akan berdampak negatif untuk dirinya dan orang sekitarnya.

Seperti dilansir dari Huffpost, Profesor Psikologi di Universitas Northwestern, Renee Engeln mengatakan, komentar body shaming dapat meningkatkan perasaan bersalah dan malu wanita.

“Ini juga berlaku pada pria. Jika Anda melakukan body shaming terhadap diri sendiri, berarti ini sama saja Anda mengkritik tubuh orang lain, sengaja atau tidak. Kalimat-kalimat ini tidak hanya membuat orang merasa buruk, tapi juga mendukung diskriminasi,” jelas Engeln.

Jika Anda seorang memiliki teman yang suka melakukan body shaming terhadap dirinya sendiri, coba hadapi dengan cara ini.

 body shaming

1. Ajak mereka mengalihkan fokus

Seorang terapis, Torri Efron, menyarankan untuk menegaskan perasaan mereka yang masih suka melontarkan kalimat-kalimat body shaming terhadap dirinya sendiri. “Peluk mereka dan katakan maaf karena dia merasa sedih dengan tubuhnya. Bisakah kita melakukan sesuatu untuk mengalihkan fokus?”

2. Jangan mengikutinya

Saat dia mengeluhkan tubuhnya, jangan sekali-kali melibatkan masalah insecure diri Anda juga. Daripada ikut arus pemikirannya yang body shaming, lebih baik ingatkan dia bahwa dia punya kualitas baik lainnya. Ajak dia fokus dengan kualitas baik yang dimilikinya, misalnya dia pintar memasak, dia orang yang perhatian.

3. Jangan menyangkal kenyataan

Ketika ada seseorang menjelek-jelekkan tubuhnya, jangan menyangkal kenyataan dengan berkata dia tidak seperti yang dibayangkan. Taktik ini bisa membuatnya cenderung tidak terbuka lagi.

Realita akan lebih bisa diterima daripada kebohongan. Semisal dia mengeluhkan tubuhnya yang gemuk, jangan bilang dia tidak gemuk.

Baca juga: Cerita Sandiaga Uno tentang 'Bismillah Mas' dari Menteri Pratikno

4. Ubah topik pembicaraan

Sebisa mungkin menjauhkan percakapan dari pembicaraan negatif tentang tubuhnya ke sesuatu yang lebih bermakna. Alihkan fokus kekurangan tubuh yang dirasakannya karena ini bersifat racun bagi kesehatan mental dan fisiknya.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini