4 Cara agar Tidak Jatuh Cinta Pada Sahabat, Gampang Kok!

Kezia Putri Sagita, Jurnalis · Rabu 23 Desember 2020 19:02 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 23 612 2332748 4-cara-agar-tidak-jatuh-cinta-pada-sahabat-gampang-kok-pS2RKsCVCF.jpg Ilustrasi. (Foto: Lovepanky)

JATUH cinta seharusnya membuat seseorang senang bukan kepalang. Tapi akan berbeda jika rasa cinta itu dijatuhkan ke sahabat sendiri.

Mungkin Anda tidak menyadarinya di awal-awal. Seiring berjalannya waktu ternyata timbul rasa yang lebih daripada sahabat.

Hal tersebut menjadi fase yang membuat kebanyakan orang gelisah. Seperti tidak mungkin, tapi Anda merasakan ada yang berbeda saat bersamanya.

Sebelum perasaan ini merusak hubungan persahabatan, lebih baik hindari jatuh cinta dengannya. Seperti cara-cara dari Love Bondings berikut ini.

Baca Juga: 5 Tanda Pacar Anda Insecure, Bersikaplah Bijak!

Hapuskan pikiran

Anda harus segera menghapus pikiran setelah merenungkan perasaan yang sebenarnya. Apakah perasaan ini nyata bahwa Anda benar-benar menyukainya atau hanya sementara. Terbawa perasaan saat sudah terbiasa dengannya memang sangat bisa menjadi faktor utama. Tapi bukankah sahabatan memang seharusnya begitu?

Merenungkan konskekuensinya

Pikiran seperti kemungkinan-kemungkinan yang terjadi saat ingin mengungkapkannya perlahan muncul dan bercabang. Renungkanlah dalam sekali waktu lalu segera lupakan. Bagaimana jika akhirnya memang bisa bersama? Tapi di mana ada pertemuan, pasti ada perpisahan. Lalu bagaimana jika putus? Apakah masih bisa kembali bersahataban lagi? Ketahuilah bahwa Anda menyimpan banyak keraguan untuk bersama dan ini tidak boleh terjadi. Berhentilah di situ demi tejalinnya persahabatan yang sehat.

Kurangi main bersama

Buatlah jarak agar menetralkan kembali perasaan Anda kepadanya. Mengurangi intensitas main akan sedikit membantu. Tapi perlu diingat bahwa ini bukan tindakan menghindar karena hanya akan menimbulkan kecurigaan.

Baca Juga: 6 Tanda Anda Bersamanya Hanya karena Nafsu

Bicarakan

Jika sahabat Anda cukup pengertian dan tipe orang yang tebuka, bicarakanlah. Dia mungkin akan merespons ketidakmungkinan yang sama. Jika tidak cukup berani membicarakan dengannya, carilah orang yang tepat untuk dimintai pendapat. Dia mungkin bisa mengarahkan perasaan Anda dengan benar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini