Menristek : Varian Baru Covid-19 Ganggu Akurasi Tes PCR

Rina Anggraeni, Jurnalis · Kamis 24 Desember 2020 20:42 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 24 481 2333540 menristek-varian-baru-covid-19-ganggu-akurasi-tes-pcr-rs74eHPh1B.jpg Varian baru Covid-19 bisa ganggu akurasi tes PCR (Foto : Dok.Okezone)

Varian baru Covid-19 ditemukan di sejumlah negara. Salah satunya varian baru virus corona dari Inggris yaitu VUI 202012/01.

Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Bambang Brodjonegoro mengatakan virus corona jenis baru ini lebih rentan mudah terkena pada orang tua. "Mutasi virus Covid-19 ini paling banyak rentan pada orang tua" kata Bambang dalam video virtual, Kamis (24/12/2020).

Kata dia, berdasarkan data, varian baru covid-19 di Inggris lebih cepat menular, tidak seperti mutasi D614G yang juga banyak ditemukan di Indonesia. Salah satu yang juga menjadi persoalan adalah perubahan mutasi pada RBD (receptor binding domain).

covid-19

"Bedanya yang sekarang ini ternyata memang dilihat dari data penyebarannya memang lebih cepat, dan salah satu yang dipengaruhi oleh virus dan varian ini adalah dia menyerang receptor binding domain (RBD)," bebernya

Baca Juga : Sudah Masuk Singapura, Indonesia Waspadai Varian Baru Covid-19

Lanjutnya, akurasi tes PCR bisa saja terganggu dengan adanya varian ini. Hal ini berkaitan dengan pendeteksian salah satu gen.

"Dampak adanya varian ini adalah mesin pemeriksaan PCR, jadi mesin PCR itu salah satunya dia mendeteksi gen S, kalau mesin PCR-nya, diagnostiknya, menargetkan gen S, maka ada kemungkinan gangguan akurasi dengan adanya varian ini," pungkasnya.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini