Inspiratif, Kisah Buruh Bangunan yang Sukses Jadi Prajurit TNI AD

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Selasa 29 Desember 2020 08:28 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 29 612 2335403 inspiratif-kisah-buruh-bangunan-yang-sukses-jadi-prajurit-tni-ad-XjMc34w65I.jpg Kisah buruh jadi tentara (Foto: Inst TNI AD)

Setiap orang berhak berjuang menggapai cita-citanya. Hal inilah yang ditunjukkan oleh Haidar Anam, seorang mantan buruh bangunan yang kini menjadi prajurit TNI Angkatan Darat (TNI AD). Melalui Instagram TV @tni_angkatan_darat, kisah perjuangan Anam berhasil menjadi inspirasi banyak orang agar terus menggapai cita-citanya.

Berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi yang lemah, Anam sudah sejak kecil membantu orangtuanya untuk mencukupi kebutuhan adik-adiknya. Pemuda berusia 20 tahun ini hanya menyelesaiakan pendidikannya di jenjang MTS atau setingkat SMP. Ia pun hanya bisa membantu keluarganya dengan kerja sebagai buruh bangunan.

 Anam

Meski demikian, pemuda asal Cirebon ini tidak putus asa. Ia tetap bertekad untuk mengejar cita-citanya sejak SD untuk menjadi seorang TNI. Saat merantau ke Ibukota sebagai buruh bangunan bersama sahabatnya, Anam hanya mendapatkan upah sebesar Rp120 ribu per hari. Namun upah tersebut ia syukuri walau hanya cukup untuk membuatnya bertahan hidup.

ada suatua waktu Anam sempat mengutarakan keinginannya kepada sang ibu untuk bergabung dalam anggota TNI. Anam pun sempat meminta restu kepada sang ibu. Namun betapa terkejutnya ibu Anam dengan keputusan yang dibuat anaknya. Sang ibu sempat bingung sebab ia tidak memiliki cukup biaya untuk memasukkan Anam agar dapat bergabung dengan anggota TNI.

“Kepengen jadi tentara katanya. ‘Tentara apaan?’ Angkatan Darat. ‘Memang kamu bisa ngomong?, nanti biayanya darimana?’. Mih gak punya apa-apa. Apa sih emih jualan sehari-harinya cuma urap daun mengkudu sama daun singkong. ‘Berapa untungnya?, paling Rp10-Rp20 ribu,” tegas ibu Anam.

Mendengar penjelasan sang ibu Anam justru tidak berkecil hati, namun ia makin bulat dengan semua tekadnya dalam mengejar mimpi. Pada suatu kesempatan, Anam berkesempatan untuk bertemu dengan Kasad TNI, Jendral Andika Perkasa. Anam pun langsung menyampaikan niat, tujuan serta cita-citanya untuk bergabung menjadi prajurit TNI.

“Pendaftaran sudah mulai belum? Sudah coba cek, pendaftaran online kalau gak salah. Tamtama segera. KTP mana?” tanya Kasad Andika Perkasa.

“KTP Cirebon pak” jawab Anam.

“Cirebon, ya udah. Nanti begitu istirahat cek ya. Apakah sudah, kelihatannya sudah mulai pendaftaran online. Segera ya. Umur berapa?” tanya Kasad Andika.

“20 tahun pak” jawab Anam.

“Semua syarat-syarat sudah siap?” tanya Kasad Andika.

“Kemarin sih sudah, cuma nanti SKCK-nya diganti lagi,” imbuh Anam.

“Oh yaudah, gampang itu kan. Ya udah cepat. Terus setelah daftar lapor saya. Lapor saya pendaftaran onlinenya. Terus kapan mulai kumpul, kumpulin apa, lapor saya besok. Ok. Iya harus siap ya,” tuntas Andika.

 Baca juga: Harganya Rp120 Ribu, Tes Antigen CePAD Punya Tingkat Akurasi 85%

Setelah melewati perjalanan panjang dengan berbagai ujian dan tes, Anam pun berhasil mewujudkan cita-citanya untuk menjadi anggota TNI. Perjuangan Anam pun tak lepas dari dukungan sahabat dekatnya, Sandi yang sama-sama bekerja sebagai buruh bangunan bernama. Sandi menjadi saksi dimana perjuangan Anam untuk menjadi TNI.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini