Peneliti Sebut Orang yang Suka Menyendiri Memiliki IQ Lebih Tinggi

Wilda Fajriah, Jurnalis · Selasa 29 Desember 2020 09:46 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 29 612 2335447 peneliti-sebut-orang-yang-suka-menyendiri-memiliki-iq-lebih-tinggi-0FUDutzoTp.jpg Pria menyendiri (Foto: PS I Love You)

Anda mungkin pernah menghadapi kejadian di mana teman-teman Anda bermaksud untuk mengajak Anda hangout atau sekedar mengobrol. Namun Anda tidak menginginkan apa pun selain menyendiri.

Anda bahkan mungkin berpikir bahwa menulis blog jauh lebih menarik daripada berbagi perasaan dengan teman Anda. Jika kesendirian adalah sesuatu yang Anda sukai, kemungkinan besar Anda sangat pintar. Ini mungkin mengejutkan, tetapi itulah yang ditemukan oleh penelitian!

 menyendiri

Kita semua tahu bahwa menghabiskan waktu bersama orang lain, terutama teman dapat meningkatkan suasana hati dan membuat kita tetap waspada. Namun, orang yang 'sangat cerdas' akan lebih bahagia jika dibiarkan sendiri dan tidak diganggu. Mereka memang lebih suka menyendiri.

Melansir Times of India, penelitian menunjukkan bahwa orang-orang ini memiliki tingkat kepuasan yang lebih rendah terhadap kehidupan, ketika mereka sering bersosialisasi dengan orang lain.

Hal ini terjadi karena orang-orang seperti itu mengalami kesulitan menemukan orang yang sama, yang memiliki minat yang sama dengan mereka. Faktanya, sulit untuk menemukan minat yang mirip.

Jadi, mereka merasa terisolasi karena tidak ada orang yang memiliki minat intelektual dan percakapan yang sama. Lambat laun, mereka tumbuh menjadi kebiasaan menikmati kebersamaan dengan diri mereka sendiri karena tidak ada yang mau tinggal bersama orang yang hanya berbicara secara intelektual.

Korelasi antara kecerdasan dan sosialisasi

Orang yang sangat cerdas tidak ingin memiliki teman di sekitar mereka karena mereka pikir kemampuannya akan turun, jika mereka terus mencampuri urusan yang biasa-biasa saja.

Mereka luar biasa dan karenanya, mereka suka bertindak seperti itu. Selain itu, mereka mungkin hanya sibuk mengurus karier dan kehidupan profesional mereka.

Mereka berpikir bahwa bersosialisasi dengan teman tidak akan membawa kebaikan bagi mereka dan menjadi penghalang lain untuk mencapai tujuan mereka. Orang yang memiliki kecenderungan akademis memiliki keterampilan interpersonal yang buruk, yang mungkin menjadi penghalang dalam perjalanan mereka untuk mencapai kesuksesan yang lebih menyeluruh.

Baca juga: Harganya Rp120 Ribu, Tes Antigen CePAD Punya Tingkat Akurasi 85%

Namun, ada juga jenis orang cerdas lainnya, yang mungkin tidak cerdas secara akademis tetapi cukup pandai dalam manipulasi, atau pemikiran kreatif. Di suatu tempat atau di sisi lain, orang menghadapi kesulitan setidaknya dalam satu aspek kehidupan mereka, tak terkecuali juga orang yang sangat cerdas.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini