Hamil di Masa Pandemi, Ini Sederet Risiko yang Harus Dihadapi

Wilda Fajriah, Jurnalis · Selasa 29 Desember 2020 13:27 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 29 612 2335561 hamil-di-masa-pandemi-ini-sederet-risiko-yang-harus-dihadapi-b9MGJyyGpo.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

VIRUS Covid-19 memang lebih berbahaya bagi para orang tua dan mereka yang memiliki penyakit penyerta. Tidak heran, jika mereka yang memiliki penyakit komorbid harus ekstra waspada terhadap persebaran virus ini.

Namun, ada mereka yang juga harus waspada terhadap virus corona, yakni para wanita hamil. Pasalnya, jika melihat wabah penyakit seperti Zika, demam Lassa, Ebola, dan virus corona lain seperti SARS dan MERS, mereka masuk dalam populasi orang yang harus waspada.

Bahkan, di Inggris mereka yang tengah hamil harus mengisolasi diri selama 12 minggu sebagai tindakan pencegahan. Para wanita hamil ini pun ditempatkan dalam kategori berisiko yang serupa dengan orang tua, atau mereka yang memiliki kondisi kesehatan yang mendasarinya.

hamil

Melansir gavi.org, tercatat 55% wanita hamil yang dirawat di rumah sakit karena virus corona berasal dari latar belakang etnis kulit hitam, meskipun mereka mewakili proporsi populasi yang jauh lebih kecil. Ini menunjukkan bahwa Covid-19 telah memperkuat disparitas ras dalam kesehatan ibu di negara-negara berpenghasilan tinggi.

Pergerakan orang telah dibatasi secara signifikan dan fasilitas kesehatan dibebani secara berlebihan, oleh karena itu wanita hamil mungkin lebih berisiko ketika mencoba untuk mengakses perawatan penting ibu, dan ante dan neonatal.

Selain itu, langkah-langkah perlindungan pandemi yang sedang berlangsung dan pembatasan pengunjung di dalam rumah sakit, wanita hamil dapat menjalani kehamilan dan kelahirannya sendiri, meningkatkan kerentanan seputar kesehatan mental mereka.

Meski demikian, ada masalah lain yang dihadapi oleh wanita hamil. Mereka akan menghadapi kesepian, kecemasan dan ketakutan, meningkatkan risiko depresi maternal. Akibatnya, akan ada efek kesehatan mental dan psikososial yang unik yang dialami wanita hamil.

Seringkali, trimester pertama adalah masa ketika beberapa efek samping kehamilan bisa menjadi yang paling umum, dan wanita sering menyembunyikan kehamilan mereka karena peningkatan risiko keguguran.

Oleh karena itu, wanita hamil sangat membutuhkan dukungan tambahan, karena diperparah oleh isolasi yang dialami pada masa pandemi. Mungkin, ada efek yang merugikan pada kesehatan mental mereka.

Di sisi lain, sebuah studi di China dan panduan dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS menunjukkan bahwa wanita hamil tidak berisiko tinggi terkena Covid-19.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini