Gisel Akui Video Syur 19 Detik, Psikolog: Dari Awal Harusnya Jangan Ada Kebohongan

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Selasa 29 Desember 2020 17:36 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 29 612 2335825 gisel-akui-video-syur-19-detik-psikolog-dari-awal-harusnya-jangan-ada-kebohongan-FTOJdlxdv6.jpeg Gisel saat pertama kali datangi Polda (Foto : Okezone)

Gisel atau Gisella Anastasia mengakui bahwa dirinya adalah perempuan yang ada di video syur 19 detik. Hal tersebut disampaikan pihak kepolisian yang menangani kasus tersebut.

"Bahwa saudari GA mengakui, dikuatkan lagi oleh ahli forensik yang ada, ahli ITE yang ada, dan saudari GA mengakui," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Yusri Yunus, di Mapolda Metro Jaya, Selasa (29/12/2020).

Yusri

Karena itu, Gisel ditetapkan sebagai tersangka kasus video syur. Gisel pun dijerat dengan Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi. Tidak hanya Gisel, pemeran pria dengan inisial MYD pun ditetapkan sebagai tersangka.

"Ini kita sangkakan pasal 4 ayat 1 junto pasal 29 dan atau pasal 28 UU Nomor 44 tentang Pornografi," terang Kombes Yusri.

Dari jeratan UU Pornografi tersebut, Gisel terancam hukuman minimal enam tahun penjara dan maksimal 12 tahun penjara. Setelah itu, pihak kepolisian akan memanggil Gisel dan MYD untuk dimintai keterangan lebih lanjut usai mereka ditetapkan sebagai tersangka.

Baca Juga : Gisel Rekam Video Syur saat Berstatus Istri, Netizen: Gading Marten Bisa Nyimpen Aib

Di sisi lain, apa yang dilakukan Gisel pada kasus video syur 19 detik ini yaitu mengakui dengan sebelumnya berkelit ke publik, menurut Psikolog Meity Arianty adalah bentuk 'berani berbuat tapi enggak berani bertanggung jawab'.

Sulitnya Gisel mengakui bahwa dia adalah pemeran di video syur 19 detik menurut Mei karena ibu satu anak tersebut takut serta gengsi. "Padahal, sikap tersebut malah bisa memperparah keadaan," terangnya pada Okezone melalui pesan singkat, Selasa (29/12/2020).

Lebih lanjut, Mei menjelaskan kalau dirinya melihat kasus Gisel secara keseluruhan, dari awal hingga ditetapkannya dia sebagai tersangka, semacam benang kusut. "Gisel berkelit dan menurut saya, dia hanya membuat masalah lebih panjang dan hasil akhirnya akan membuat ia mempermalukan dirinya sendiri. Seperti sekarang, karena enggak mungkin dia enggak tahu di awal jika itu bukan dirinya," kata Mei.

Anggaplah waktu itu dia takut dan belum siap, atau memikirkan banyak hal seperti malu, masalah pekerjaan, popularitas, atau alasan lainnya. Namun, sambung Mei, dia punya banyak waktu untuk berpikir bahwa tindakannya cepat atau lambat akan terbuka dan paling tidak dia harusnya memikirkan keluarga dan anaknya.

Soal Gisel melakukan tindakan asusila itu saat masih berstatus istri, bag Mei hal tersebut sungguh luar biasa. "Kasihan sebenarnya, tapi semua sudah terjadi dan saat video beredar dia bukannya segera sadar dan mengakui dengan gantle agar prosesnya lebih cepat, ini malah sibuk berkelit dan mempertontankan kebohongan demi kebohongan," terang Mei.

Gisel

Mei menjelaskan, kita enggak bisa menghakimi seseorang dari perbuatannya. Namun, dalam hidup ini hal yang penting adalah kejujuran, setidaknya jujur pada diri sendiri dan mengakui jika itu adalah sesuatu yang kita lakukan.

"Sebenarnya ini bukan masalah perbuatan yang dilakukan Gisel, karena itu masalah pribadi dia, ya. Dia mau selingkuh atau bercinta dengan siapa pun, itu hak dia, bahkan jika dia mau merekam adegan intimnya itu juga hak dia. Namun yang menjadi persoalan adalah saat video itu tersebar (karena kelalaiannya) dan menjadi konsumsi publik, pada akhirnya menjadi masalah," papar Mei.

"Mungkin jika dia bukan publik figur orang enggak akan tahu dan enggak mau ngurusin juga, tapi risiko publik figur di situ, diri Anda adalah konsumsi publik," tambah Mei.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini